Boreh Jangkep Wangi Punya “Segudang” Manfaat bagi Ibu Hamil

IMG-20260511-WA0056
Dr. Bdn. Ni Nyoman Budiani, S.Si.T., M. Biomed.

Budiani menjelaskan, boreh jangkep wangi mengandung lebih dari 200 senyawa kimia, 12 senyawa diantaranya memiliki aktivitas anti nyeri (analgesic) dan anti peradangan (antiinflamasi) termasuk imunoregulator (mengatur ekspresi sel T dan sel ẞ), antioksidan, dan aroma terapi yaitu 18-B-Glycyrrhetinic acid, Codein, Corticosterone, Caumarine, Ferulic acid, Gingerenone C, Lupeol, Palmitoyl ethanolamide, Rutin, Shogaol, Ursolic acid, dan Linolenic acid.

"Hasil uji fitokimi menunjukkan Boreh Jangkep Wangi memiliki kemampuan antiinflamasi, analgetika, antioksidan, dan aroma terapi," jelasnya. 

Menurutnya, boreh jangkep wangi bukanlah sekedar boreh tradisional. Boreh jangkep wangi yang telah diformulasikan, telah terbukti secara kualitatif dan kuantitatif memiliki aktivitas antiinflamasi, analgetika, antioksidan, dan aroma terapi. 

"Kualitas formulast boreh jangkep wangi, stabil hingga hari ke-4 pada suhu kamar, memenuhi standar daya lekat dan daya sebar untuk dilulurkan pada kulit, serta tidak menimbulkan reaksi iritasi," kata dia. 

Boreh jangkep wangi dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi komplementer, tradisional Bali untuk mengurangi ketidaknyamanan punggung ibu hamil. Perlu dilakukan pengembangan, dengan studi efikasi lebih lanjut.

Upaya ini juga mendukung kebijakan pemerintah dalam pilar transformasi layanan primer pada upaya pencegahan sekunder, dengan peningkatan antenatal care (ANC) untuk Kesehatan ibu dan bayi.

Selain itu, turut mendukung Peraturan Gubernur Bali nomor 55 tahun 2019 tentang Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali. Pelayanan Kesehatan Tradisional Bali bersumber pada tradisi pengobatan masyarakat Bali. Penerapan pengobatan tradisional Bali yang memanfaatkan ilmu biomedis dan biokultural dalam penjelasannya serta manfaat dan keamanannya terbukti secara ilmiah. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top