Akupresure dan Aromaterapi, Cara Nyaman dan Aman Tangani Keluhan Kesehatan Ibu Hamil Trimester III

IMG-20260810-WA0004
Pengabdian Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar Jurusan Kebidanan bertema "Bimbingan Terapi Akupresure dan Aromaterapi pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Desa Dangin Puri Klod Kecamatan Denpasar Timur”. [foto: IGA Adnyana]

DENPASAR-fajarbali.com | Ibu hamil melalui 3 fase dalam perkembangan janin yaitu trimester I,II dan III. Keluhan yang biasa muncul pada ibu hamil trimester I antara lain mual,muntah dan badan terasa lemas. 

Kondisi ini terjadi karena adanya perubahan hormonal di awal kehamilan. Pada trimester II keluhan yang muncul karena perubahan postur tubuh dan terjadi peregangan di area abdomen. Biasanya pada trimester II kondisi ibu hamil lebih stabil dan minim keluhan dibandingkan trimester I dan III. 

Sedangkan keluhan pada ibu hamil trimester III lebih bervariasi yaitu nyeri pinggang, kesemutan, kram otot area ekstremitas bawah, sulit tidur bahkan kecemasan menjelang persalinan. 

Ibu hamil perlu penanganan khusus untuk mengurangi keluhan kesehatan yang dirasakan,konsumsi obat pada ibu hamil sangat dibatasi dan perlu konsultasi dengan dokter supaya tidak mengganggu proses kehamilan dan janin yang dikandung. 

Aktivitas selama hamil mulai banyak disarankan pada ibu hamil untuk meningkatkan kondisi kesehatan dan mengurangi keluhan yang dirasakan antara lain yoga, pilates, spa ibu hamil, dan senam hamil. 

Kegiatan yoga dan edukasi kesehatan ibu hamil sudah di terapkan di wilayah Desa Dangin Puri Klod dan menjadi kegiatan rutin setiap minggu bersama dengan penanggung jawab kelas ibu hamil dan bidan Bdn. I Gusti Ayu Hadi Damayanti, S.Tr.Keb. 

Partisipasi dan antusias ibu hamil sangat aktif dalam mengikuti jadwal disetiap minggunya dan merupakan agenda rutin pada kelas ibu hamil di Desa Dangin Puri Klod. 

Tim pengabdian masyarakat dari Poltekkes Kemenkes Denpasar yaitu Listina Ade Widya Ningtyas,S.ST.,MPH sebagi ketua dan Ni Made Dwi Mahayati, S.ST.,M.Keb sebagai anggota pengabdi bersama dengan mahasiswa dari Jurusan Kebidanan turut mengisi kegiatan pada kelas ibu hamil di wilayah tersebut. 

BACA JUGA:  Tingkat Kesadaran Prokes Masyarakat Meningkat, Pelanggar Menurun

Tema yang diusung dalam kegiatan pengabdian masyarakat pada tahun 2026 ini yaitu “Bimbingan Terapi Akupresure dan Aromaterapi pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Desa Dangin Puri Klod Kecamatan Denpasar Timur”. 

Listina menjelaskan, tema ini diangkat karena banyak ibu hamil di wilayah tersebut mengeluhkan nyeri pinggang, sulit tidur dan pegal-pegal selama kehamilan di trimester III.

Meskipun intervensi berupa yoga dan senam hamil sudah dilakukan oleh ibu hamil dengan didampingi bidan desa dan kader, keluhan nyeri dan pegal masih sering dirasakan oleh ibu hamil. 

Ia mengaku, berdasarkan kondisi tersebut tim pengabdi memberikan edukasi dan mengenalkan pemanfaatan terapi akupresure dan aromaterapi kepada masyarakat. 

"Pemanfaatan terapi akupresure dan aromaterapi sangat aman dan nyaman diberikan kepada ibu hamil dengan berbagai kondisi terutama untuk mengatasi nyeri muskuloskeletal yang dirasakan," jelas Listina. 

Pemilihan titik akupresure pada ibu hamil, menurut dia, disesuaikan dengan area keluhan dan dapat mengurangi keluhan yang muncul. 

Pemilihan titik akupresure yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri pinggang dan kram di area kaki antara lain sepanjang titik Shensu (BL 25) sampai dengan Dachangshu (BL 25) yang lokasinya berada di pinggang bagian bawah area lumbal. 

"Titik lain yang aman dan mudah dilakukan terutama mengurangi bengkak dan kram di kaki yaitu titik Chengsan (BL 57) lokasinya terletak di pertengahan otot betis atau muscle gastrocnemius tepat di tengah cekungan otot," imbuhnya.

Titik ini sangat bermanfaat untuk mengurangi kram dan pegal di bagian betis maupun kaki secara menyeluruh. Stimulasi pada titik akupresure dapat meningkatkan relaksasi dan melancarkan peredaran darah pada ibu hamil, sehingga kualitas ibu hamil semakin meningkat. 

BACA JUGA:  Obyek Wisata di Badung akan Gunakan GeNose

Intervensi lain yang bisa dilakukan pada ibu hamil yaitu dengan memanfaatkan aromaterapi. Di Bali sangat terkenal dengan pelayanan wellnes tourism seperti spa, yoga, pilates, meditasi dan penggunaan berbagai essenstial oil untuk aromaterapi. 

Salah satu essenstial oil yang bermanfaat secara evidence base yaitu Lavender. Kandungan lavender sangat membantu mengatasi kecemasan yang biasa dialami ibu hamil trimester III menjelang proses persalinan. 

Penggunaan essenstial oil pada alat difusere juga mulai banyak diminati oleh masyarakat, selain sebagai aromaterapi dapat juga digunakan sebagai pewangi ruangan. 

Tim pengabdi memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya ibu hamil untuk dapat memanfaatkan terapi akupresure dan aromaterapi tersebut. Selain itu tutorial cara melakukan terapi akupresure juga diberikan baik dalam bentuk video tutorial maupun mengajarkan secara langsung kepada ibu hamil yang mengalami keluhan nyeri pinggang di trimester III. 

Dukungan dari Perbekel Desa Dangin Puri Klod Ir. I Made Sada dalam memberikan fasilitas tempat dan informasi kepada masyarakat terkait kegiatan ini menjadi salah satu kunci keberhasilan kegiatan pengabdian masyarakat dari tim dosen Poltekkes Kemenkes Denpasar. 

Dampak yang diharapkan dengan adanya kegiatan ini ibu hamil dapat mengatasi keluhan yang sering dirasakan melalui pemanfaatan terapi akupresure dan aromaterapi. 

Pemberian instrumen berupa stick akupresure pada ibu hamil dan massage oil diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan terutama ketika keluhan muncul. 

Pemanfaatan aromaterapi ini juga dapat berlanjut digunakan ketika ada kelas ibu hamil setiap minggunya. Sehingga kondisi ibu hamil di wilayah Desa Dangin Puri Klod Denpasar Timur dapat terus meningkat dan minim keluhan selama proses kehamilan berlangsung. [rel/gde]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top