"Kita mungkin tidak selalu setuju dengan apa yang disampaikan orang lain, tetapi ketika kita benar-benar mendengarkan, kita dapat memahami sedikit lebih banyak tentang cara mereka melihat dunia. Saya ingin percaya bahwa UWRF dapat menjadi ruang untuk menemukan kembali titik temu itu, ruang di mana kita bertemu sebagai manusia, berbagi cerita, dan mungkin pulang dengan cara pandang yang sedikit berbeda. Bagi saya, itulah yang terus menggerakkan festival ini.”ujarnya.
Selain itu, lebih dari 200 program akan berlangsung sepanjang 21-25 Oktober di Ubud, Bali. Nama-nama Bali lain yang akan turut mengisi festival tahun ini antara lain Prof. I Nyoman Darma Putra, Ni Nyoman Ayu Suciartini, Agung Wardana, Oka Rusmini, Tan Lioe Ie, Kadek Sonia Piscayanti, dan masih banyak lagi.M-002










