Sementara itu, Diskusi Panel 2 mengangkat topik “Strategi Pengembangan Inklusif untuk Kesejahteraan Desa Mandiri”, dengan narasumber Prof. Ir. Nizam, DIC., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. dari UGM; Prof. Dr. Ir. Luh Suriati, M.Si. dari Universitas Warmadewa; serta Dr. Pande Made Kutanegara, M.Si. dari UGM. Diskusi dimoderatori oleh Dr. Yani Rahmawati dari UGM.
Rektor Unwar Prof. Dr. Ir. I Gde Suranaya Pandit, MP., mengatakan penyelenggaraan KNPPM 2026 di Unwar menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi perguruan tinggi, khususnya dalam menghadirkan inovasi dan program pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Universitas Warmadewa sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi swasta di Bali mendapatkan peluang strategis untuk menjadi tuan rumah kegiatan nasional ini. KNPPM merupakan bentuk kolaborasi antara Universitas Gadjah Mada, Universitas Warmadewa, ITB STIKOM Bali, dan Politeknik Transportasi Darat Bali dalam memperkuat pengabdian dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Rektor.
Menurutnya, KNPPM 2026 menjadi wadah bagi para pengabdi untuk saling bertukar gagasan, pengalaman, serta hasil penelitian dan pengabdian melalui berbagai paper yang dipresentasikan dalam konferensi.
“Harapannya, paper-paper yang dikonferensikan tidak berhenti pada forum akademik, tetapi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa sebagai lokasi pengabdian. Bahkan, dampaknya diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.










