Perguruan Tinggi Berperan Strategis Dukung Pembangunan Keluarga

IMG-20260521-WA0000
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr.dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS melaksanakan audiensi bersama Rektor Universitas Dhyana Pura, Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., MM., MA (20/5).

DENPASAR-fajarbali.com | Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr.dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS melaksanakan audiensi bersama Rektor Universitas Dhyana Pura, Prof. Dr. I Gusti Bagus Rai Utama, SE., MM., MA (20/5).

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi langkah awal dalam memperpanjang Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah terjalin sebelumnya terkait penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung Program Bangga Kencana.

Audiensi ini juga menjadi momentum memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Luhde menegaskan pentingnya keterlibatan dunia akademik dalam edukasi serta penguatan generasi muda agar semakin siap menghadapi tantangan kependudukan di masa depan.

Ia juga memperkenalkan berbagai program prioritas Kemendukbangga/BKKBN, seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), dan Lansia Berdaya (SIDAYA).

"Kampus memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran mahasiswa terkait kesehatan reproduksi, ketahanan keluarga, hingga penguatan karakter generasi muda sehingga dapat membangun kesiapan generasi muda menghadapi tantangan kependudukan.", tegasnya.

Sementara itu, audiensi ini disambut hangat oleh pihak rektorat bersama Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Dhyana Pura yang menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Kemendukbangga/BKKBN dalam mendukung program pembangunan keluarga.

Kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah dinilai penting untuk menghadirkan edukasi yang lebih luas, berbasis ilmu pengetahuan, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat maupun civitas akademika.

Setelah melaksanakan audiensi, Luhde melanjutkan kegiatan sebagai narasumber dalam kuliah umum yang diikuti oleh civitas akademika. Momentum tersebut menjadi jembatan untuk memperluas pemahaman mahasiswa terkait isu kependudukan dan kesehatan reproduksi.

BACA JUGA:  Bantu UMKM, PKM Unwar Tingkatkan Kemandirian Kelompok Usaha Kawan di Bangli

Dalam kuliah umum bertema “Pencegahan Masalah Kesehatan Reproduksi Populasi dengan Intervensi Berbasis Keluarga”, beliau mengajak mahasiswa untuk menjadi generasi yang peduli terhadap kesehatan reproduksi, perencanaan kehidupan berkeluarga, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.

Melalui kegiatan audiensi dan kuliah umum ini, dapat terjalin penguatan sinergi antara Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali dengan Universitas Dhyana Pura dalam mendukung pembangunan keluarga yang berkualitas.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas edukasi kepada generasi muda, memperkuat implementasi program prioritas, serta menciptakan kolaborasi berkelanjutan antara dunia akademik dan pemerintah demi mewujudkan keluarga sehat, tangguh, dan sejahtera di Bali. (rel)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top