Sinergi antara dunia pendidikan dan industri juga berperan dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi. Keterlibatan perusahaan dalam proses pembelajaran membantu siswa mengenali kebutuhan dunia kerja sekaligus membuka wawasan mengenai beragam peluang karier. Kolaborasi seperti ini diharapkan terus berkembang agar lulusan SMK memiliki keterampilan yang relevan, mampu beradaptasi dengan perubahan, dan lebih siap menghadapi persaingan kerja, ungkap Rina Parlina, S.I.P., M.M., Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Barat.
Sharp Indonesia berharap Sharp Class dapat terus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang terampil, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan industri. Melalui hubungan yang lebih erat antara sekolah dan dunia usaha, pendidikan vokasi diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang memahami bidang keahliannya, tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk mengembangkan karier, melanjutkan pendidikan, maupun membangun usaha mandiri.
“Kami mengapresiasi Sharp Class yang membuka akses bagi siswa SMK untuk belajar langsung dari dunia industri. Kami berharap inisiatif ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah, sehingga kesempatan memperoleh pembelajaran berkualitas semakin merata” ungkap Dr. H. Edy Purwanto, M.M, Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.(Rls/Sud)










