Sharp Indonesia Perkuat Pendidikan Vokasi, Siapkan Talenta Industri Masa Depan melalui Program Sharp Class

019-Foto-1-Perwakilan-SHarp-bersama-perwakilan-Sekolah-menunjukan-nota-kesepakatan-program-Sharp-Class-yang-telah-ditanda-tangani_edited
Perwakilan Sharp bersama perwakilan sekolah menunjukan note kesepakatan kerjasama program Sharp Class yang telah di tanda tangani Dari kiri foto ke kanan · Pandu Setio, PR & Brand Communication Head Department, PT Sharp Electronics Indonesia · Lise Tiasanty, S.IP., M.M., Head of Customer Satisfaction Division, SEID · Sopandi, M.Pd., Kepala Sekolah SMKN 35 Jakarta · Muchlis SP.MSE., Kepala Seksi SMK Kursus dan pelatihan Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta 1

JAKARTA – fajarbali.com | PT Sharp Electronics Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Sharp Class. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pelaksanaan program Sharp Class bersama SMKN 35 Jakarta pada Rabu (29/7) lalu

Acara penandatanganan MoU berlangsung di SMKN 35 Jakarta Barat, dihadiri oleh Lise Tiasanty, S.IP., M.M., Customer Satisfaction Division Head, PT Sharp Electronics Indonesia, Pandu Setio, PR & Brand Communication Department Head, PT Sharp Electronics Indonesia,  Sopandi, M.Pd. Kepala SMKN 35 Jakarta, serta Kepala Seksi SMK Kursus dan Pelatihan Sudin pendidikan wilayah I Jakarta Barat. Program ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara dunia industri dan dunia pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.

Sharp Class di SMKN 35 Jakarta Barat diikuti oleh 25 siswa terpilih yang akan dibekali pembelajaran intensif selama tiga bulan oleh tim pengajar profesional dari divisi Customer Satisfaction PT Sharp Electronics Indonesia. Kurikulum yang diterapkan disusun berdasarkan kebutuhan industri, dengan fokus pada penguasaan teori dan praktik di bidang Audio Video, sehingga peserta memperoleh kompetensi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja.

Melalui program ini, para siswa tidak hanya mendapatkan materi pembelajaran teknis, tetapi juga pembekalan mengenai budaya kerja industri, kedisiplinan, serta peningkatan kompetensi yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing mereka setelah lulus.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top