Serobot Penumpang, Tak Terima Ditegur, Korban Malah Dihajar

Gambar_558378
Kondisi korban Jefrianus Vendy Funay usai dihajar para pelaku.foto/ist

Kondisi korban Jefrianus Vendy Funay usai dihajar para pelaku.foto/ist

DENPASAR-Fajarbali.com|Jefrianus Vendy Funay (30) babak belur diduga dihajar oleh seniman orang yang diduga kuat berprofesi serupa yaitu supir taksi di pintu masuk Savaya Baech Club, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Senin (9/7/2024).  Akibat dugaan penganiayaan itu, pria asal Sukabilulik, Timur Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur itu mengalami sejumlah lupa hingga harus menerima beberapa jahitan ke kepalanya. 

Kasus dugaan pengeroyokan yang diderita pria yang bekerja di CV Belimbing Sari Transport berawal saat korban mangkal di lokasi TKP karena perusahaan tempatnya bekerja bekerja sama dengan Safaya Baech Club. Setiap tamu yang keluar dari tempat hiburan itu mereka berhak untuk menawarkan jasa transportasi sesuai dengan perjanjian kerja sama dengan Savaya Beach Club.

Sebelum kejadian pada malam itu Jefrianus menawarkan jasa transport terhadap beberapa tamu asing. Jefri menawarkan harga Rp 100.000 karena tujuan para calon penumpang hanya 5 menit dari TKP. Untuk memastikan jarak tempuh itu salah seorang dari calon penumpang itu meminta Jefri untuk cek lewat google map. 

Tiba-tiba datang salah satu mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan oleh seorang pria yang belakangan diketahui berinisial S. Sopir taksi online yang juga asal NTT itu menawarkan jasa transportasi kepada calon penumpang dari Jefri seharga Rp 50.000. Tanpa bicara panjang lebar para tamu itu memilih naik mobil dari S. 

Melihat itu, korban mengaku langsung menegur S. “ Saya bilang, bro kamu tau atau tidak ini pangkalan saya ? Namun pelaku yang saya tau orang timur itu tidak gubris. Kemudian saya bilang, saya juga orang timur. Ini pangkalan sudah ada kerja sama dengan pihak Savaya," ungkap Jefri kepada wartawan di Denpasar, pada Sabtu (3/8) lalu. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top