Sebanyak 1.308 Lulusan Poltekkes Kemenkes Denpasar Kantongi Rata-rata IPK 3,84

IMG-20260928-WA0017-1
Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar Dr. Erika Yulita Ichwan, SST., M.Keb., memberikan selamat kepada wisudawan pada Wisuda ke-40, Senin (28/9/2026) di BNDCC, Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung. [foto: ist]  

MANGUPURA-fajarbali.com | Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar menggelar Sidang Terbuka Senat dengan Agenda Khusus Wisuda ke-40, di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Senin (28/9/2026). Wisuda periode ini, Poltekkes Kemenkes Denpasar melepas melepas sebanyak 1.308 lulusan.

Direktur Poltekkes Kemenkes Denpasar Dr. Erika Yulita Ichwan, SST., M.Keb., merinci, para lulusan terdiri dari: 312 program profesi, 678 program sarjana terapan, dan 318 lulusan program diploma tiga. 

Dengan wisuda ini, total lulusan yang telah dihasilkan Poltekkes Kemenkes Denpasar sejak berdiri mencapai 15.110 orang, meliputi 9.339 Ahli Madya Kesehatan, 4.161 Sarjana Terapan, dan 1.610 lulusan Program Profesi.

Direktur Erika menyampaikan, prestasi akademik para wisudawan tahun ini tergolong tinggi. IPK tertinggi lulusan tercatat 4,00, IPK terendah 3,01, dengan rata-rata IPK 3,84. 

Seluruh lulusan (100%) meraih IPK di atas 3,00, sementara 99,54% meraih IPK di atas 3,25, 91,36% di atas 3,50, dan 76,84% di atas 3,75. Predikat lulusan terbaik pada masing-masing 13 program studi juga diumumkan dalam acara tersebut, dengan sejumlah nama meraih IPK sempurna 4,00 dan predikat pujian.

Kinerja Institusi Melampaui Target

Erika menambahkan, sepanjang tahun 2025, Poltekkes Kemenkes Denpasar mencatatkan capaian kinerja yang mumpuni. Dari 17 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja antara Direktur dan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, seluruh indikator tercapai di atas 100%. 

Capaian tertinggi diraih pada indikator jumlah pengabdian kepada masyarakat, dengan realisasi mencapai 190% dari target. Atas capaian tersebut, institusi ini memperoleh nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Institusi Pemerintah (SAKIP) sebesar 92, atau predikat AA (Sangat Memuaskan).

Penerimaan Mahasiswa Baru dan Pengembangan Program Studi

Pada Tahun Akademik 2026/2027, Poltekkes Kemenkes Denpasar menerima 1.578 mahasiswa baru melalui tiga jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB), yaitu SPMB Prestasi, SPMB Bersama, dan SPMB Mandiri. 

BACA JUGA:  Yudisium PPs UNR, Dua Lulusannya Jabat Kepala Dinas, Juga Dirangkai Peluncuran Magister Manajemen Inovasi

"Saat ini institusi mengelola 6 jurusan dengan 13 program studi, mulai dari jenjang Diploma Tiga, Sarjana Terapan, hingga Pendidikan Profesi Ners dan Bidan. Kurikulum yang diterapkan mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi, serta ditinjau berkala agar sesuai kebutuhan industri dan dunia kerja," jelas Erika. 

Untuk memperluas layanan pendidikan, pihaknya berencana membuka empat program studi baru, yaitu Pendidikan Profesi Gizi, Sarjana Terapan Kesehatan Gigi, Diploma III Tenaga Kesehatan Tradisional, dan Diploma III Entomologi Kesehatan. 

Institusi ini juga menyelenggarakan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi lulusan Diploma Tiga yang ingin melanjutkan ke jenjang Sarjana Terapan atau Program Profesi dalam masa tempuh satu tahun. 

Secara kelembagaan, Poltekkes Kemenkes Denpasar telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), dan seluruh program studinya meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PT Kes).

Transformasi Kelembagaan dan Jangkauan Internasional

Poltekkes Kemenkes Denpasar telah melakukan sejumlah transformasi kelembagaan, di antaranya beralih status menjadi satuan kerja dengan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU), mengembangkan Pusat Unggulan Ipteks (PUI) Kesehatan Pariwisata, serta ditunjuk sebagai salah satu Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan penyelenggara Kelas Internasional. 

"Institusi ini turut menjalin kerja sama dengan sejumlah universitas luar negeri untuk mendukung penyelenggaraan program tersebut," ujarnya.

Lulusan Poltekkes Kemenkes Denpasar tercatat telah terserap di pasar kerja sebagai tenaga kesehatan, baik di sektor pemerintah maupun swasta, di dalam maupun luar negeri.

Di kancah internasional, alumni institusi ini bekerja di bidang kesehatan di sejumlah negara, antara lain Amerika Serikat, Jepang, Belgia, Belanda, Australia, Jerman, dan Timor Leste.

BACA JUGA:  “Ubi Societas Ibi Ius”, FH UNR Lepas 136 Penggerak Hukum Milenial

Direktur Erika berpesan agar para lulusan yang notabene berstatus tenaga kesehatan itu menyadari bahwa tanggung jawab yang lebih besar menyertai gelar yang telah diperoleh.

Wisudawan diharapkan tidak hanya menerapkan ilmu dan keterampilan yang telah dipelajari, tetapi juga mengamalkan sikap positif berupa semangat belajar berkelanjutan, bekerja cerdas, dan berkompetisi secara sehat demi kemajuan bersama sebagai tenaga kesehatan profesional.

Adapun lulusan terbaik, dari Prodi Pendidikan Program Profesi Ners, yakni Sang Ayu Agung Kusumas Dwi Febyanti (IPK 4,00), Prodi Pendidikan Program Profesi Bidan, Ni Putu Wiryastuti Sri Pratami Devi (IPK 4,00), Prodi Sarjana Terapan Keperawatan, Putu Ayu Mas Supraptiwi (IPK 3,98), Prodi Sarjana Terapan Kebidanan, Gusti Ayu Kade Laksmi Poni Darmaputri (IPK 3,99), Prodi Gizi dan Dietetika Program Sarjana Terapan, Ketut Nia Mahadewi (IPK 3,99).

Prodi Sanitasi Lingkungan Program Sarjana Terapan, AA Istri Candra Krisna Dewi (IPK 3,97), Prodi Teknologi Laboratorium Medis, Program Sarjana Terapan, Ida Ayu Nia Paramita (IPK 3,97), Prodi Diploma Tiga Keperawatan, AA Istri Diah Pradnya Paramita (IPK 3,99), Prodi Diploma Tiga Kebidanan, Ni Putu Jayanti Prabandari Pasek (IPK 3,94), Prodi Kesehatan Gigi Program Diploma Tiga, Ketut Mela Dian Cahyani (IPK 4,00), Prodi Gizi Program Diploma Tiga, Putu Adelia Sagita Putri (IPK 4,00).

Prodi Sanitasi Program Sarjana Terapan, Dewa Ayu Made Sista Arta Kresnandari (IPK 3,99), Prodi Teknologi Laboratorium Medis, Program Diploma Tiga, Ni Made Okta Maharani Putri, (IPK 3,98). Mahasiswa Lulusan Terbaik Kategori Non Akademik dari Program Studi Diploma Tiga Keperawatan diraih Diana Daiva Griselda Cloris. [gde]

 

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top