Sapporo Cardio Vascular Clinic Berhasil Lakukan Operasi TAVI Pertama di Bali International Hospital

IMG-20260309-WA0010
Dr. dr. I Made Junior Rina Artha, Sp.JP, SubSp.Kl.,IKKv(K), memberikan keterangan pers.

Sementara itu, Dr. Noel Yeo, Chief of Commercial & Operations PT Pertamedika Bali Hospital, menyampaikan bahwa kolaborasi antara BIH dan SCVC merupakan langkah penting dalam memperkuat pengembangan layanan kardiovaskular berteknologi tinggi di Indonesia.

Ia berujar, pengenalan prosedur TAVI di BIH merupakan tonggak penting dalam memperluas pilihan penanganan bagi pasien dengan penyakit katup jantung di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa prosedur jantung yang sangat kompleks kini dapat dilakukan di Bali dengan standar pelayanan internasional.

“Di BIH, kami berfokus untuk memastikan kesiapan infrastruktur, teknologi medis, serta kolaborasi dengan para dokter spesialis agar prosedur ini dapat dilakukan secara aman dan efektif. Melalui kemitraan dengan SCVC, kami juga berupaya terus mengembangkan layanan kardiovaskular yang komprehensif sekaligus memperkuat kapabilitas kardiologi intervensi di Indonesia," pungkasnya.

Penyakit kardiovaskular hingga saat ini masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia, termasuk di Indonesia. Salah satu kondisi serius yang kerap ditemukan pada populasi lanjut usia adalah stenosis aorta berat, yaitu penyempitan katup aorta yang dapat menyebabkan sesak napas, nyeri dada, pingsan, hingga gagal jantung.

Seiring meningkatnya angka harapan hidup, prevalensi penyakit katup jantung degeneratif juga terus bertambah, sementara tidak semua pasien memiliki kondisi yang memungkinkan untuk menjalani operasi jantung terbuka.

TAVI merupakan prosedur minimal invasif untuk mengganti katup aorta tanpa perlu operasi jantung terbuka. Katup baru dimasukkan melalui kateter yang biasanya diakses melalui arteri paha. Dengan begitu, prosedur ini memiliki risiko lebih rendah serta waktu pemulihan lebih cepat dibandingkan operasi konvensional.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top