PKKMB Universitas Dwijendra Fokus Pendidikan Karakter, Minat Prodi Pertanian Meningkat!

IMG-20260919-WA0017
Rektor Universitas Dwijendra Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.M.A., membuka secara simbolis PKKMB 2026, Sabtu (19/9). foto:fb/ist

DENPASAR-fajarbali.com | Para mahasiswa baru (maba) Universitas Dwijendra angkatan 2026/2027 dikumpulkan di kampus setempat , Jl Kamboja No. 17 Denpasar, Sabtu (19/9/2026) untuk mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026. PKKMB berlangsung sampai 20 September mendatang. 

Rektor Universitas Dwijendra Prof. Dr. Ir. Gede Sedana, M.Sc., M.M.A., menjelaskan, setiap PKKMB di perguruan tinggi yang ia pimpin dipastikan tanpa perpeloncoan. 

Termasuk tahun ini yang menitikberatkan pada pendidikan karakter sesuai tema “Membentuk Mahasiswa Berkarakter, Adaptif, dan Berdampak bagi Indonesia”.

"PKKMB menjadi momentum memperkenalkan lingkungan perguruan tinggi sekaligus membangun karakter mahasiswa baru," jelas Prof. Sedana.

Rektor menambahkan, proses akademik di lingkungan kampusnya tidak hanya diarahkan pada penguatan kompetensi, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai kebudayaan serta keseimbangan alam dan lingkungan.

Menurutnya, pendekatan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang menekankan keseimbangan dan keharmonisan kehidupan.

“Kami menekankan pada keharmonisan dan keseimbangan untuk mewujudkan kesejahteraan lahir-batin, rohani, jasmani, serta spiritual bagi seluruh masyarakat Bali. Penekanan pada aspek budaya ini menjadi bagian dari upaya mempertahankan budaya dan alam Bali sekaligus mendukung seluruh proses akademik di Universitas Dwijendra,” ungkapnya.

Rektor juga menyampaikan perkembangan sejumlah program studi yang menjadi pilihan calon mahasiswa, di antaranya Pendidikan Bahasa Inggris, Ilmu Komunikasi, serta program studi di bidang agribisnis dan agroteknologi pada Fakultas Pertanian.

Ia mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang semakin strategis, seiring dengan perhatian terhadap kedaulatan dan swasembada pangan.

“Sektor pertanian kini menjadi perhatian utama. Sejalan dengan amanat Gubernur Bali menuju kedaulatan pangan serta program swasembada pangan pemerintah pusat, sektor ini digarap secara maksimal. Oleh karena itu, Prodi Pertanian menjadi salah satu keunggulan kami saat ini,” jelasnya.

BACA JUGA:  Implementasi Pembelajaran Berbasis Deep Learning untuk Tingkatkan Kualitas Pengajaran

Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Dwijendra, Dr. I Nyoman Satia Negara, S.H., M.H., mengatakan PKKMB merupakan langkah awal bagi mahasiswa untuk membangun aspirasi sekaligus menata masa depan. 

Satia Negara berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan masa pendidikan di Universitas Dwijendra untuk membangun kompetensi sekaligus karakter.

“Kesuksesan diawali dari kampus Universitas Dwijendra. Kami berharap ke depannya anak-anak kita semakin sukses, dan kami siap mengantarkan mereka sebagai bagian dari jenjang pendidikan yang berkarakter,” kata Satia Negara.

Menurut Satia Negara, Universitas Dwijendra berkomitmen mencetak lulusan yang memiliki integritas, kredibilitas, dan karakter unggul. Yayasan juga terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pendidikan, termasuk melalui pengembangan sarana dan prasarana kampus.

Setelah pembukaan, mahasiswa baru mengikuti sejumlah materi, games, serta materi Bela Negara dan Kewarganegaraan yang disampaikan I Gusti Ngurah Santika, S.Pd., M.Pd. Rangkaian kegiatan hari kedua ditutup dengan penyerahan mahasiswa baru kepada masing-masing program studi.

Pada hari terakhir, Minggu (20/9/2026), kegiatan diisi dengan pemilahan sampah di lingkungan kampus. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekaligus memperkenalkan pentingnya pengelolaan sampah sejak dari lingkungan perguruan tinggi.

Melalui perpaduan pengenalan kampus, pembentukan karakter, wawasan kebangsaan, dan kepedulian lingkungan, Universitas Dwijendra berupaya membangun mahasiswa yang memiliki kesiapan akademik, mampu beradaptasi, serta dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Bagi masyarakat yang masih ingin melanjutkan pendidikan tinggi, Universitas Dwijendra juga masih membuka pendaftaran mahasiswa baru Gelombang III hingga akhir September 2026 melalui Program Reguler, Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), dan SKSS. [gde]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top