Piodalan di Pura Swagina Sri Kesari Unwar: Harmoni Budaya dan Ilmu Menuju Kampus Berdaya Saing Global

IMG-20260406-WA0000
Tarian topeng wali dalam rangkaian piodalan di Pura Swagina Sri Kesari Warmadewa yang bertepatan dengan Hari Raya Saraswati, Sabtu (4/4). 

DENPASAR-fajarbali.com | Universitas Warmadewa (Unwar) kembali menegaskan jati dirinya sebagai kampus berbasis budaya yang terus bergerak menuju internasionalisasi. Hal ini tercermin dalam pelaksanaan upacara piodalan di Pura Swagina Sri Kesari Warmadewa yang bertepatan dengan Hari Raya Saraswati, Sabtu (4/4). 

Hari Saraswati, yang diyakini sebagai momentum turunnya ilmu pengetahuan, memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan umat Hindu. Di lingkungan kampus Unwar, perayaan ini menjadi semakin istimewa karena beriringan dengan piodalan di pura kampus yang menjadi pusat spiritual sekaligus simbol kearifan lokal Bali.

Pelaksanaan piodalan berlangsung khidmat dengan dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Keniten dari Griya Tegeh, Banjar Tengah Ujung, Kesiman, Denpasar. Kehadiran sulinggih dalam memimpin upacara semakin menambah kesakralan rangkaian yadnya yang diikuti seluruh civitas akademika.

Dalam pelaksanaan piodalan kali ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unwar dipercaya sebagai manggala karya. Dekan FEB Unwar, Dr. Ida Bagus Agung Dharmanegara, S.E., M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan yadnya tidak lepas dari semangat gotong royong seluruh civitas akademika. 

Menurutnya, momentum Saraswati dan piodalan ini menjadi ruang untuk memperkuat sinergi, baik antar fakultas di lingkungan Unwar maupun dengan masyarakat luas. Ia berharap nilai-nilai ilmu pengetahuan yang disimbolkan dalam Saraswati dapat menjadi pedoman bersama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Melalui piodalan ini, kami ingin membangun kebersamaan dan sinergi. Ilmu pengetahuan yang dianugerahkan melalui Saraswati diharapkan menjadi kekuatan untuk berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top