Percantik Kota dengan Limbah Plastik Daur Ulang, Dishub Hadirkan Papan Nama Jalan Inovatif Ramah Lingkungan

papan-nama-plastik
Kadis Perhubungan Kabupaten Buleleng Gede Gunawan A.P memperlihatkan papan nama yang terbuat dari plastic

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng yang telah mempercayai kami. Ini merupakan kehormatan bagi kami karena secara pribadi ini adalah proyek pertama yang akan bisa dinikmati terus-menerus oleh masyarakat dan berada di ruang publik,” ujarnya.

Eka menjelaskan, dari sisi desain pihaknya berupaya menghadirkan papan nama jalan yang sangat berbeda dibandingkan daerah lain, tanpa mengesampingkan petunjuk teknis dan regulasi yang berlaku.

“Juknis dari Dinas Perhubungan tetap kami gunakan 100 persen. Namun kami menambahkan ciri khas, mulai dari penggunaan material plastik jenis HDPE yang aman dan tahan cuaca, sentuhan seni Bali, hingga rencana penambahan ukiran dengan gaya Bali,” jelasnya.

Selain itu, papan nama jalan ini dirancang bersifat dinamis, di mana terdapat bagian yang dapat dimodifikasi dan disesuaikan dengan momentum atau agenda tertentu, seperti peringatan HUT Kota Singaraja atau Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dari sisi teknis, Eka memaparkan bahwa untuk memproduksi 10 papan nama jalan beserta tiangnya dibutuhkan sekitar 880 kilogram plastik dalam kondisi sudah tercacah. Jika dihitung dari sampah plastik mentah yang belum dicacah, jumlahnya mencapai lebih dari 1 ton.

“Seluruh sampah plastik tersebut dikumpulkan dari jaringan binaan kami berupa bank sampah dan TPST yang tersebar di seluruh Kabupaten Buleleng,” ungkapnya.

Terkait waktu pengerjaan, Eka menyebutkan bahwa proses terlama justru berada pada tahap pengumpulan bahan baku. Namun setelah material tersedia, proses produksi relatif cepat dengan dukungan peralatan yang memadai.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top