Menata Potensi Agrowisata Edukatif Banjar Mayungan, Desa Antapan, Baturiti, Tabanan, Mewujudkan Wisata Aman Berbasis K3

IMG-20260821-WA0007
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Triatma Mulya dilaksanakan di Banjar Mayungan, Desa Antapan, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. [foto: dok/ist]

Penguatan destinasi dilakukan melalui pemasangan plang identitas Agrowisata Edukatif, papan interpretasi jalur wisata, empat penunjuk arah (wayfinding), serta empat rambu keselamatan berbasis K3.

Selain penataan fasilitas, tim PKM memberikan pelatihan kepada pengelola dan masyarakat terkait K3, guiding agrowisata edukatif, penyusunan SOP pengelolaan paket wisata, serta pemasaran digital.

Menurutnya, program juga menghasilkan pengembangan paket wisata terpadu dan materi promosi digital berupa konten Instagram, TikTok, serta Virtual Tour untuk memperkuat branding dan visibilitas Banjar Mayungan sebagai destinasi agrowisata edukatif.

Program ini pun mendapat dukungan dari Perbekel Desa Antapan, I Nyoman Astawa. Astawa menegaskan bahwa pariwisata harus menjadi penggerak ekonomi sekaligus sarana pelestarian budaya desa.

“Kami berkomitmen menjadikan desa ini bukan hanya tujuan wisata, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk berkembang serta memberikan pendapatan ekonomi dari adanya potensi wisata,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua BUPDA (Badan Usaha Padruwen Desa), I Made Sentosa, yang menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam setiap program.

“BUPDA adalah ujung tombak. Dengan pelatihan dan pendampingan, kami yakin masyarakat mampu mengelola wisata desa secara profesional tanpa kehilangan jati diri,” kata Sentosa.

Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas mitra dalam pemasaran digital dan pengelolaan paket wisata hingga 83%, serta peningkatan pemahaman pelayanan wisata dan penerapan K3 hingga 85%.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top