KRISTA InterFOOD 2026 Resmi Dibuka, Panggung Inovasi Pangan Global dan Penguatan Daya Saing Bahan Baku Lokal

2026-11-04-at-18.15.48
KRISTA InterFOOD 2026 resmi dibuka yang ditandai dengan pemotongan pita bertempat di NICE (Nusantara International Convention Exhibition), PIK 2, Tangerang, Banten pada Rabu (4/11/2026). (FB/Dartha)

TANGERANG-fajarbali.com | Pertumbuhan pesat industri makanan dan minuman (F&B) nasional kian menuntut hadirnya inovasi produk, efisiensi rantai pasok, teknologi pengolahan modern, serta ketersediaan bahan baku berkualitas. Menjawab tantangan dan peluang tersebut, Krista Exhibitions secara resmi membuka gelaran KRISTA InterFOOD 2026 di NICE (Nusantara International Convention Exhibition), PIK 2, Tangerang, Banten pada Rabu (4/11/2026). Pameran perdagangan dan jejaring bisnis berskala internasional yang berlangsung dari 4-7 November 2026 telah memasuki penyelenggaraan ke-27 dan menegaskan posisinya sebagai hub utama yang mempertemukan para produsen, pemasok, distributor, hingga pengambil keputusan di sektor pangan global.

KRISTA InterFOOD 2026 tampil dengan skala yang lebih luas dibanding tahun-tahun sebelumnya, menempati 11 hall pameran dengan total area mencapai 60.000 meter persegi. Ajang ini menghadirkan 1.100 peserta pameran, termasuk 100 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang berasal dari 16 negara pengusung inovasi F&B. Kehadiran paviliun khusus dari Amerika Serikat, China, dan Thailand semakin memperkuat daya tarik partisipasi internasional dalam menjajaki peluang bisnis di Indonesia. Target 95.000 pengunjung profesional dari 30 negara diproyeksikan akan menggerakkan potensi investasi, ekspansi pasar, dan kemitraan strategis jangka panjang.

Integrasi Sektor Komplementer dan Penguatan Rantai Dingin Pangan
Penyelenggaraan KRISTA InterFOOD 2026 dilaksanakan bersamaan dengan dua pameran pendukung penting, yakni Seafood Show Asia Expo dan ALL Indonesia Cooltech Expo. Kombinasi ketiga ajang ini menghadirkan solusi menyeluruh (end-to-end) bagi para pelaku industri, mulai dari pemanfaatan hasil laut hingga sistem logistik serta rantai dingin (cold chain) modern. Kehadiran teknologi pendinginan yang mutakhir menjadi kunci mendasar dalam menjaga kesegaran, kebersihan, dan ketahanan kualitas produk pangan lokal sebelum sampai ke tangan konsumen maupun pasar ekspor.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top