GIANYAR-fajarbali.com | Kelompok mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar di Desa Blahbatuh, Gianyar, menitikberatkan pada program sekolah ramah anak, selain program lainnya.
Salah satu tempat sasaran adalah SDN 2 Blahbatuh. Para murid diberikan sosialisasi tentang anti-bullying atau sekolah bebas dari praktik perundungan.
Seluruh rangkaian kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Perbekel Desa Blahbatuh, Gede Satya Kusuma, yang sangat mengapresiasi program kerja yang telah dilaksanakan.
"Kegiatan sosialisasi seperti anti bullying, yang tentunya sangat bermanfaat bagi anak-anak dan masyarakat desa Blahbatuh," kata Satya, belum lama ini.
Satya berharap, Semoga kehadiran adik-adik mahasiswa PkM, dapat memberikan pengalaman yang berharga, baik bagi mahasiswa maupun bagi masyarakat kami
Putri Agung Permata Sari, S.Kom., M.T., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Unmas yang telah melaksanakan kegiatan PKM di Desa Blahbatuh. Berinisiatif dan melaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini.
"Sosialisasi anti-bullying bukan hanya sekadar program kerja, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," kata Permata Sari.
Dosen pembimbing lapangan mengharapkan melalui kegiatan ini, adik-adik dapat lebih sadar untuk saling menghargai, tidak saling menyakiti, dan berani untuk berkata tidak terhadap tindakan bullying.
"Kepada mahasiswa PKM, saya harap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman berharga dalam mengabdi kepada masyarakat serta meningkatkan kepekaan sosial," harapnya.










