FTP Unwar Beri Dampak Langsung terhadap Pembangunan Desa Sibetan melalui 15 Program Prioritas 

IMG-20260820-WA0021
BERDAMPAK-Tim FTP Unwar melaksanakan PkM berkelanjutan di Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem, untuk memperkuat posisi sebagai Desa Wisata Tanggung Bencana dan Kawasan GIAHS. [foto: ist/dok]

Tim PkM FTP Unwar pun telah merancang 15 program strategis untuk Desa Sibetan yang benar-benar menjadi kebutuhan desa, meliputi: Perencanaan Penanganan Longsoran Lingkungan Teben Dayang Banjar Tengah, Penyusunan Engineering Estimate Pembangunan Dinding Penahan Tanah (DPT) Setra Belimbing, Pemetaan untuk Mendukung Pengelolaan Kawasan yang Berkelanjutan, Pengembangan Konsep Penataan Beji Moding Dukuh sebagai Ruang Publik yang Inklusif.

Pendampingan Perencanaan dan Perancangan Beji Sangian, Pendampingan Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada Jalan Cemara, Pendampingan Teknis Evaluasi Geometrik Jalan Sekar Gunung, Pendampingan Penyusunan Rencana Revitalisasi Arsitektur Pura Taman Suci, Pendampingan Penyusunan Masterplan Penataan Pura Paibon Abian Tegal Berbasis Partisipatif-Neurosains.

Kemudian Penataan Kawasan Pura Ulun Suwi Sibetan Berbasis Kearifan Lokal untuk Mendukung Keberlanjutan Fungsi Sakral dan Sosial, Penyusunan Engineering Estimates dan Checklist Pengawasan Pelaksanaan pada Rencana Pembangunan DPT Pura Bangkak, Penyediaan Desain Infrastruktur Pengaman Lereng berupa Dinding Penahan Tanah di Tangkid Teben Dayang, Perencanaan dan Perancangan Skematik Desain Beji Melanting, Penyusunan Masterplan Pengelolaan dan Pengembangan Wilayah Desa Berbasis Lanskap Salak dan Tata Kelola Investasi Pariwisata serta Pendampingan Penyusunan Desain Penanganan Banjir di Tukad Yeh Bu.

Dekan Fakultas Teknik dan Perencanaan FTP Unwar Prof. Dr. Ir. I Nengah Sinarta, S.T., M.T., IPM., ASEAN.Eng., belum lama ini menjelaskan, 15 kegiatan tersebut menunjukkan bahwa persoalan Desa Sibetan ditangani melalui pendekatan yang saling terhubung. Mitigasi longsor, misalnya, tidak hanya dipandang sebagai persoalan konstruksi, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan masyarakat, perlindungan fasilitas publik, aksesibilitas, dan kesiapan kawasan dalam mendukung aktivitas wisata.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top