Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, saat dikonfirmasi Senin (9/3/2026), menyampaikan apresiasi kepada para Sekaa Teruna se-Tabanan yang telah berpartisipasi dan berhasil lolos melalui tahapan seleksi hingga tingkat kabupaten.
Menurutnya, karya ogoh-ogoh yang dihasilkan tidak hanya menunjukkan kreativitas seni, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan generasi muda dalam menjaga tradisi dan budaya Bali.
“Saya memberikan apresiasi kepada 10 ogoh-ogoh karya Sekaa Teruna se-Tabanan yang telah melalui proses dan tahapan penilaian hingga terpilih mewakili kecamatannya. Pada 15 Maret nanti saya akan hadir langsung untuk menyaksikan kreativitas dan semangat para generasi muda dalam parade ogoh-ogoh tersebut,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi pemerintah daerah, lanjut Sanjaya, seluruh peserta yang lolos ke tingkat kabupaten dipastikan mendapatkan uang kepesertaan masing-masing sebesar Rp35 juta. Selain itu, para peserta juga berkesempatan meraih penghargaan tambahan bagi yang terpilih sebagai juara 1, 2, 3 serta juara harapan 1, 2, dan 3.
Ia menambahkan, kegiatan Festival Ogoh-Ogoh Singasana tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga bagian dari upaya pelestarian budaya serta pemberdayaan generasi muda yang sejalan dengan visi pembangunan daerah.
“Festival ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkreasi sekaligus menjaga warisan budaya Bali. Hal ini sejalan dengan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, di mana budaya, kreativitas generasi muda, serta kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam membangun Tabanan yang maju dan berkarakter,” tambahnya.










