
Terdakwa Vion Tezer Firman Sarinto usai menjalani sidang tuntutan di PN Denpasar,Kamis (21/9/2023).Foto/eli
DENPASAR-Fajarbali.com| Kedua terdakwa kasus Narkotika, Vion Tezer Firman Sarinto dan Tino Subariono yang disidang secara terpisah menjalani sidang tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Lovi Pusnawan di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (21/9/2023).
Jaksa yang akrab disapa Lovi itu dalam amar tuntutannya menyatakan kedua terdakwa terdakwa terbukti bersalah tanpa hak melakukan percobaan permufakatan jahat menjadi perantara dalam jual Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika.
BACA Juga : Tujuh Pemuda Asal Sumba Penganiaya Bapak Kos Diadili
Dalam surat tuntutannya, jaksa menuntut terdakwa Vion Tezer dengan pidana penjara selama 7 tahun, denda Rp 1 miliar subsider 8 bulan kurungan. Sedangkan terdakwa Tino oleh jaksa dituntut 6 tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.
"Terdakwa Tezer dituntut lebih tinggi karena dia yang meminta terdakwa Tino untuk mengambil paket kiriman Narkotika yang dikirim melalui jasa pengiriman," sebut Jaksa Lovi usia sidang di PN Denpasar.
BACA Juga : Ditangkap Usai Ambil Paketan Ganja, Buruh Harian Lepas Diadili
Seperti diberitakan sebelumnya, kedua terdakwa diadili karena sebelumnya terdakwa Vion Tezer pada awal bulan Mei dihubungi oleh orang yang bernama Tegar (DPO) untuk mengambil paketan berisi Narkotika jenis Ganja yang dikirim melalui jasa pengiriman Lion Pecel.
“Selanjutnya paket kiriman berisi narkotika jenis ganja tersebut akan digeser ke alamat yang nanti akan dikonfirmasikan kembali oleh temannya Tegar yang bernama Fikri yang sampai saat ini juga belum ditangkap ,” ujar jaksa Lovi Pusnawan dalam dakwaannya.










