Kata dia, melalui pementasan lakon ini, penutupan Utsawa Bali Sani 2026 tidak hanya menyajikan keindahan olah gerak tari dan estetika seni pertunjukan Bali, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam bagi para calon pemimpin masa depan agar senantiasa bersikap bijak dan melayani rakyatnya.
Ia menekankan bahwa generasi muda yang kelak menjadi pemimpin harus dibekali etika kepemimpinan yang bijak.Referensi Geografis
Pemimpin sejati tidak hanya bertugas memerintah, tetapi juga harus berjiwa melayani dan mampu menghormati sesama.
"Kami memegang teguh prinsip: ilmu memudahkan, agama mengarahkan, dan seni menghaluskan. Ketiga fondasi ini secara utuh diterapkan dalam iklim akademik di Unhi," ujar Komang Dedi.
Unhi menawarkan ragam program studi yang berakar pada nilai lokal dan spiritual, seperti Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu, Seni Karawitan, Seni Rupa Ornaments, Hukum Adat Bali, hingga Ayurveda.
Mahasiswa seni di Unhi tidak hanya mempelajari olah tubuh dan seni pertunjukan, melainkan juga dibekali pemahaman mendalam tentang filsafat (tatwa), etika (susila), serta literatur agama seperti Purana dan Itihasa.
Di samping penguatan fondasi tradisi, Unhi juga siap menjawab tantangan zaman dengan mengadopsi teknologi digital dalam proses pembelajaran, mulai dari penggunaan SIAKAD hingga perkuliahan berbasis hybrid/daring.
Kombinasi ini menjadikan Unhi sebagai pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin menggapai cita-cita tanpa kehilangan fondasi budaya dan agamanya.Acara penutupan yang dirangkaikan dengan pementasan seni Calonarang ini menjadi bukti nyata pentingnya penyelarasan antara ilmu pengetahuan, seni pertunjukan, dan nilai-nilai keagamaan Hindu.










