TANGERANG-fajarbali.com | Gelaran KRISTA InterFOOD 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten, pada Rabu (4/11/2026) mendadak dipenuhi semarak antusiasme para koki muda. Mengusung kompetisi kuliner bergengsi tingkat internasional bertajuk La Cuisine Cooking Competition 2026, ajang ini menjadi sarana pembuktian bakat dan kreativitas para calon chef masa depan Indonesia.
Salah satu kategori yang paling mencuri perhatian adalah 'The Best Chiffon Cake'. Kategori ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari siswa sekolah menengah, mahasiswa politeknik, hingga perwakilan hotel dan perusahaan swasta. Momentum ini menjadi wadah penting untuk menyaring dan menguji kapasitas generasi muda dalam industri pastry and bakery.
Wadah Pengakuan dan Pengembangan Karier Koki Muda
Perkembangan industri pastry global menuntut adanya regenerasi yang berkelanjutan. Melalui ajang ini, para koki muda tidak hanya berlomba mengolah adonan terbaik, tetapi juga mengejar pengakuan atas bakat dan kerja keras yang telah mereka curahkan selama masa belajar.
Kemudahan akses informasi digital saat ini turut mempercepat penguasaan teknik pastry para chef muda dibandingkan generasi sebelumnya. Wadah kompetisi resmi menjadi jembatan krusial agar potensi tersebut terealisasi menjadi jenjang karier profesional di industri kuliner global.
"Harapan saya, kita ingin ada penerus di masa depan. Junior-junior berbakat ini butuh pengakuan (award). Kalau mereka pintar tapi tidak ada yang mengakui, tentu tidak akan berkembang," ujar Juri Undangan asal Bali bidang Pastry-Bakery, Erna Lingga.










