Universitas Warmadewa (Unwar) dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Nasional Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (KNPPM) 2026.
Kegiatan nasional ini merupakan hasil kolaborasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Warmadewa, ITB STIKOM Bali, dan Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali).
KNPPM 2026 berlangsung selama dua hari, 10–11 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menghasilkan gagasan, inovasi, serta program pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan secara nyata, khususnya dalam mendukung kemandirian desa.
KNPPM 2026 mengangkat tema “Strategi Pengembangan Inklusif untuk Pengelolaan Desa Mandiri” dan diikuti oleh dosen, peneliti, mahasiswa, praktisi, serta pegiat pemberdayaan masyarakat. Kegiatan berlangsung secara hybrid dengan melibatkan 95 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi.
Dalam kesempatan tersebut juga diadakan Penandatanganan Kerja sama antara keempat Pergutuan Tinggi antara Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Warmadewa, ITB STIKOM Bali, dan Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) terkait dengan penyelenggaraan KNPPM Tahun 2026 ini.
KNPPM 2026 turut menghadirkan dua diskusi panel yang membahas strategi pengembangan desa mandiri dan inklusif.
Diskusi Panel 1 mengangkat topik “Strategi Pengembangan dan Manajemen Perubahan untuk Desa Mandiri yang Inklusif”, menghadirkan Prof. apt. I Ketut Adnyana, M.Si., Ph.D.; Dr. Yani Rahmawati dari UGM., serta Dr. Djarot Heru Santosa, M.Hum., Sekretaris Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM. Diskusi dimoderatori Dr. dr. Dewa Ayu Putri Sri Masyeni, Sp.PD-KPTI., FINASIM, Wakil Rektor Akademik, Riset, dan Pengabdian kepada Masyarakat Unwar.










