Ketua DPRD Nyoman Arnawa Raih Gelar Magister Administrasi Publik dari Pascasarjana Universitas Ngurah Rai

IMG-20260902-WA0013
I Nyoman Arnawa, S.Sos., MAP., (tiga dari kiri) bersama Dewan Penguji Tesis, Magister Administrasi Publik, Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai (UNR), Senin (31/8). ist

*Penelitian tesis Nyoman Arnawa menghasilkan rekomendasi berupa: Transformasi Mekanisme Reses dan Penyerapan AspirasiPenguatan Responsivitas Aspirasi dalam Dokumen APBD.

DENPASAR-fajarbali.com | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa, S.Sos., resmi menyandang gelar Magister Administrasi Publik (MAP) setelah menyelesaikan pendidikan magisternya di Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai (UNR). Ujian Tesis Arnawa berlangsung pada Senin (31/8/2026).

Arnawa mengangkat tesis berjudul "Pengaruh Transparansi, Akuntabilitas dan Partisipasi Publik terhadap Kinerja Anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Bali" 

Politisi PDIP kelahiran 28 Desember 1970 ini, diuji oleh Prof. Dr. Drs. I Made Sumada, MM., M.Si., Dr. Ida Ayu K. Sri Widnyani, S.Sos., MAP serta Dr. Nyoman Diah Utari Dewi, A.Par., MAP. Pada sesi ujian, Arnawa tampak dengan lugas menjawab pertanyaan-pertanyaan para penguji. 

Berdasarkan penelitian tesis tersebut, Arnawa mengusulkan sejumlah rekomendasi strategis, yakni:

Transformasi Mekanisme Reses dan Penyerapan Aspirasi

DPRD Kabupaten Tabanan hendaknya mengubah pola reses dari formalitas seremonial menjadi forum partisipatif berbasis dialog substantif, khususnya untuk mengawal isu-isu krusial daerah seperti alih fungsi lahan pertanian subak dan isu ketenagakerjaan vokasi.

Penguatan Responsivitas Aspirasi dalam Dokumen APBD

Hasil penyerapan aspirasi masyarakat harus dipastikan terakomodasi secara nyata ke dalam dokumen perencanaan dan anggaran daerah (RPA/APBD), sehingga partisipasi publik tidak berhenti pada tahap pengumpulan usulan melainkan berlanjut hingga eksekusi kebijakan.

Selama kepemimpinannya, ia mengaku sangat mengedepankan transparansi dan partisipasi publik. Komitmen itu dituangkan dalam program nyata. "Kami selaku perwakilan rakyat mengutamakan transparansi terkait tugas-tugas kami. Berapa ranperda yang kami inisiasi, dan sebagainya. Biar rakyat mengetahui sekaligus memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada rakyat menyampaikan aspirasinya," kata Arnawa. 

Ia menceritakan perjalanannya menyelesaikan studi magister yang penuh tantangan. Arnawa harus pintar membagi waktu antara padatnya jadwal sebagai legislator sekaligus menyelesaikan studi. "Keduanya menjadi prioritas," ungkapnya. 

BACA JUGA:  Fakultas Kedokteran Hewan Unud gelar UVEA 2022

Dengan meningkatnya pendidikan akademik ini, Arnawa mengaku tidak ada ambisi pribadi. Selain mewujudkan cita-cita mensejahterakan masyarakat. Menurutnya, dunia ini terus berkembang sangat cepat. Seorang pejabat dituntut adaptif dengan perubahan itu. Sehingga salah satu cara yang ia tempuh dengan meningkatkan kompetensi akademik S2. 

"Dengan proses pendidikan S2 ini kan kita jadi lebih tahu banyak hal untuk modal menjalankan tugas legislatif," jelasnya. Ia pun lantas mengimbau koleganya di dewan agar terus mengasah diri. Karena menurutnya, belajar tidak mengenal waktu dan usia. 

Secara khusus, Arnawa mengucapkan terima kasih kepada Rektor UNR dan jajaran, Direktur Program Pascasarjana, serta dosen pembimbing Prof. Made Sumada dan Dr. Ida Ayu Sri Widnyani. Dirinya merasa mendapatkan suplemen pengetahuan di bawah bimbingan dosen senior tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Program Pascasarjana UNR Dr. Nyoman Diah Utari Dewi, A.Par., MAP., juga tak kalah bangga karena semakin banyak melahirkan sumber daya manusia berkualitas di bidang administrasi publik, terlebih yang diluluskan kali ini adalah seorang pemangku kebijakan yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat.

Sebelumnya, Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti juga menyelesaikan studi Magister Hukum di Pascasarjana UNR. Ini sekaligus membuktikan kualitas pendidikan di UNR dipercaya tokoh-tokoh masyarakat. 

Diah membuka kesempatan bagi masyarakat umum yang memenuhi syarat untuk mengenyam pendidikan S2 di Pascasarjana UNR. "Saat ini ada Prodi Magister Hukum, Magister Administrasi Publik dan Magister Manajemen Inovasi," pungkas Diah. [gde]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top