Wawali Arya Wibawa Apresiasi Gotong Royong Krama Kepaon Sukseskan Karya Baligia Punggel dan Mepandes

1000511888
Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri Upacara Mepandes serangkaian Karya Atma Wedana Baligia Punggel dan Mepandes Desa Adat Kepaon di Jaba Pura Dalem Penataran Suwung, Desa Adat Kepaon, Kecamatan Denpasar Selatan, Senin (7/9). (HumasDps)

DENPASAR-fajarbali.com | Semangat gotong royong dan menyama braya kembali menjadi kekuatan krama Desa Adat Kepaon dalam melaksanakan Karya Atma Wedana Baligia Punggel dan Mepandes. Sinergi antara Desa Adat, LPD, Pemerintah dan seluruh komponen masyarakat tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, saat menghadiri Upacara Mepandes serangkaian karya di Jaba Pura Dalem Penataran Suwung, Desa Adat Kepaon, Kecamatan Denpasar Selatan, Senin (7/9).

Karya yang dilaksanakan secara bersama ini tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan kewajiban adat dan keagamaan, tetapi juga mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan masyarakat. Kehadiran Pemerintah Kota Denpasar dalam kegiatan tersebut turut menegaskan komitmen untuk terus mendukung keberadaan adat, tradisi dan budaya sebagai bagian penting dalam pembangunan kehidupan masyarakat Kota Denpasar.

Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan, semangat kebersamaan yang ditunjukkan krama Desa Adat Kepaon merupakan implementasi nyata nilai gotong royong dan Vasudhaiva Kutumbakam. Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi kunci sehingga pelaksanaan karya dapat berjalan dengan baik sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi semangat gotong royong dan kebersamaan yang ditunjukkan krama Desa Adat Kepaon. Sinergi antara Desa Adat, LPD, Pemerintah dan seluruh pihak menjadi kekuatan dalam menyukseskan karya sekaligus meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Arya Wibawa menambahkan, semangat tersebut hendaknya terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Sebab, pelaksanaan karya secara bersama tidak hanya memperkuat nilai spiritual dan adat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial antarkrama.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top