Upaya Cegah Dini HIV/AIDS di Desa Mambal, Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar Edukasi Kelompok Remaja

IMG-20261019-WA0003
Pengabmas Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Mambal, Abiansemal, Badung, menyasar kelompok remaja dan pelajar untuk mencegah penularan HIV/AIDS, Minggu (18/10/2026). foto: fb/gde

Edukasi kepada masyarakat telah secara rutin dilakukan di Banjar dan sekolah tetapi jumlah peserta yang hadir di banjar masih minim. "Sampai saat ini masih ada 7 kasus aktif yang sudah terdeteksi dan tidak dipungkiri akan bisa menular ke masyarakat lain tanpa sepengetahuan mereka," imbuhnya.

Sedangkan berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan bersama Tim dari Universitas Indonesia di SMP N 3 Abiansemal tentang model komunikasi Ibu dan remaja putri tentang kesehatan reproduksi dalam mencegah hubungan seksual usia dini dan infeksi menular seksual menunjukkan bahwa siswa masih banyak yang belum terbuka dengan masalah kesehatan reproduksi, belum mengenal perubahan fisiologis seksualitas dari tubuh pada usia remaja, dan jarang membahas masalah kesehatan reproduksi dalam keluarga. 

Berdasarkan data kependudukan dan perkembangan pembangunan di Desa Mambal menunjukkan mobilisasi penduduk pendatang jumlahnya semakin meningkat dan berpotensi terjadi penularan penyakit khususnya penyakit menular seksual.

Dari data kematian tahun 2020 - 2025 ditemukan ada 5 korban meninggal dengan positif HIV dan masih ditemukan 7 kasus aktif di wilayah desa Mambal.

Minimnya pemahaman tentang penularan dan pencegahan menjadi prioritas masalah yang perlu ditangani. Dalam upaya menangani masalah tersebut, maka menurut Suardana, pengabmas ini bertujuan, meningkatkan pengetahuan remaja tentang Penyakit HIV/AIDS dan meningkatkan kemampuan remaja/ STT dalam memberikan edukasi kepada teman sebaya tentang Penyakit HIV/AIDS.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top