Transparansi Mengubah Sampah Menjadi Harapan

IMG-20260716-WA0046
Tim Pengabdian Unwar melakukan pendampingan di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS3R) Sadu Kencana, Desa Dauh Peken, Tabanan.

TPS3R bertransformasi dari sekadar tempat pembuangan menjadi pusat pemberdayaan ekonomi sekaligus sarana edukasi lingkungan yang hidup.
Secara makro, inisiatif lokal ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Terutama dalam mendukung: SDGs 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan. SDGs 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. SDGs 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDGs 16: Kelembagaan yang Efektif dan Akuntabel.

Menatap Masa Depan

Tentu perjalanan tidak berhenti sampai di sini. Tantangan masa depan adalah bagaimana merawat dan mengembangkan sistem yang telah terbangun agar tetap konsisten berkelanjutan.

Langkah strategis berikutnya yang perlu dibidik meliputi digitalisasi pencatatan keuangan, peningkatan kapasitas SDM secara berkala, serta pengembangan unit usaha berbasis produk olahan sampah agar TPS3R Sadu Kencana semakin mandiri.

Pengelolaan sampah pada akhirnya bukan sekadar urusan sapu dan kebersihan fisik lingkungan. Lebih dalam dari itu, ini adalah gerakan membangun budaya akuntabilitas, memantik partisipasi aktif warga, dan menegaskan komitmen terhadap ekonomi hijau.

"Ketika tata kelola dikelola dengan transparan dan akuntabel, sampah tidak lagi menjadi beban atau musibah, melainkan berkah yang membawa harapan bagi lingkungan dan generasi masa depan," pungkasnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top