Tim Pengabdian Masyarakat Unmas Denpasar Berdayakan UMKM di Desa Batubulan Kangin, Gianyar

Kegiatan ini menyasar UMKM milik Ni Wayan Ratmini yang bergerak di bidang makanan, tepatnya kue bolu dan rempeyek.

 Save as PDF
(Last Updated On: )

Tim Pengabdian Masyarakat Unmas Denpasarmemberdayakan UMKM di Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

 

GIANYAR – fajarbali.com | Kelompok Mahasiswa Universitas Mahasaraswati Denpasar (Unmas) yang tergabung dalam tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melaksanakan pengabdian, yaitu pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Batubulan Kangin, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.

Rangkaian kegiatan ini laksanakan sebanyak 3 kali yaitu pada tanggal 3 Maret 2024, 7 Maret 2024, dan 21 Maret 2024. Terselenggaranya kegiatan ini berupaya untuk meningkatkan pengetahuan pengusaha UMKM mengenai branding dan meningkatkan keterampilan pengusaha UMKM dalam mendesain logo usaha menggunakan aplikasi canva.

Koordinator PkM, Dr. Ni Putu Ayu Sintya Saraswati, S.E.,M.M. menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah membantu UMKM dalam memperkuat citra merek dan menarik perhatian konsumen potensial. Dengan demikian, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan visibilitas, daya tarik, dan keberhasilan bisnis UMKM melalui identitas merek yang kuat.

Kegiatan ini menyasar UMKM milik Ni Wayan Ratmini yang bergerak di bidang makanan, tepatnya kue bolu dan rempeyek. Menurut Sintya, kegiatan ini sangat penting dilakukan, mengingat Ni Wayan Ratmini sebagai pengusaha UMKM mengalami penurunan tingkat penjualan dikarenakan banyaknya pesaing yang mulai bermunculan.

Maka dari hal tersebut, tim PkM Unmas memberikan edukasi mengenai pentingnya branding dapat memperkuat identitas dan membedakan diri di pasar yang kompetitif.

“Selain itu kami juga memberikan pengenalan aplikasi canva serta di lanjutkan dengan pelatihan mendesain logo usaha menggunakan aplikasi canva kepada Ibu Ni Wayan Ratmini” kata Koordinator PkM melalui keterangan tertulis.

Selanjutnya, tim PkM juga membantu dalam proses pencetakan logo usaha tersebut hingga menempelkannya pada kue bolu dan rempeyek yang akan segera di pasarkan. Dari evaluasi yang dilaksanakan, Ni Wayan Ratmini sebagai pengusaha UMKM menyampaikan bahwa dirinya banyak mendapat respons positif dari banyak konsumen, manfaat itu dirasakan karena penggunaan branding berupa logo usaha tersebut.

Kepala Dusun Banjar Kenanga, Desa Batubulan Kangin, I Wayan Suparta menyambut baik kegiatan ini dan sangat antusias mendukung penuh kegiatan pemberdayaan UMKM yang dilaksanakan.

Pada kesempatan yang sama, Ni Wayan Ratmini sebagai mitra tim PkM Unmas Denpasar juga sangat berterima kasih dan mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut, serta berharap kegiatan seperti ini bisa tetap di lakukan secara berkelanjutan.

Diharapkan dengan adanya Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dapat memberikan manfaat dan ilmu yang berguna untuk meningkatkan daya saing UMKM di pasar yang kompetitif. (rl)

 Save as PDF

Next Post

Tarif Jalan Tol Bali Mandara akan Dilakukan Penyesuaian Mulai 27 April 2024

Sel Apr 23 , 2024
Adapun besaran tarif baru dan lama dari Tol Bali Mandara yakni, Gol I: Rp 14.000,(sebelumnya Rp 13.000,-), Gol II: Rp 21.000,(sebelumnya Rp 19.500,-), Gol III: Rp 21.000,(sebelumnya Rp 19.500,-), Gol IV: Rp 28.000,(sebelumnya Rp 25.500,-), Gol V: Rp 28.000,(sebelumnya Rp 25.500,-),Gol VI: Rp 5.500,(sebelumnya Rp 5.000,-). 
Toll balimandara

Berita Lainnya