Data internal dari ACT! Project memberikan angin segar bagi gerakan ini, di mana riset menunjukkan bahwa 92% konsumen di Bali dan Yogyakarta kini memiliki kesadaran yang sangat kuat terhadap isu lingkungan. Angka tinggi ini menjadi motor penggerak bagi hotel, restoran, dan kafe untuk segera mengubah model bisnis mereka. Tingginya permintaan pasar terhadap produk ramah lingkungan menjadi momentum emas bagi industri untuk beralih ke komoditas yang bersertifikasi hijau dan adil.
Melalui program yang mencakup peningkatan kapasitas industri, kampanye edukasi, hingga aktivasi Eco Tourism Week hingga tahun 2029, kolaborasi ini membawa misi sosial yang menyentuh akar rumput. Team Lead ACT! Project, Margareth Meutia, menegaskan bahwa transformasi ini juga fokus pada peningkatan kesejahteraan petani, kesetaraan gender, dan perlindungan hak anak di sektor pertanian. Dengan rantai pasok yang bersih, Bali bersiap menjadi model percontohan global bagi pariwisata masa depan yang tumbuh bersama alam. (M-001)










