The Meru Eco Tourism Week 4th Edition, Langkah Nyata Menuju Bali Destinasi Regenerative Tourism Global

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana didampingi para stakeholder pariwisata dan lingkungan saat membuka The Meru Eco Tourism Week 4th Edition.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana didampingi para stakeholder pariwisata dan lingkungan saat membuka The Meru Eco Tourism Week 4th Edition.

Rahmi Fajar Harini menyebutkan, momentum pelaksanaan acara ini terasa sangat tepat karena bertepatan dengan peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia setiap tanggal 22 Mei. Peringatan tersebut menjadi alarm penting bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa daya tarik dan masa depan industri pariwisata sangat bergantung pada kesehatan ekosistemnya. “Di tengah ancaman nyata seperti krisis sampah, perubahan iklim, dan degradasi budaya, forum ini hadir membawa solusi konkret yang berbasis pada aksi nyata,” ucapnya.

Co-Founder Eco Tourism Bali, Suzy Hutomo menambahkan, implementasi konsep regeneratif ini diwujudkan melalui enam pilar operasional yang menyeluruh di sektor hospitality. Komitmen tersebut mencakup perbaikan kebijakan dan tata kelola bisnis, operasional hotel yang bertanggung jawab, serta pengelolaan sumber daya dan limbah yang efektif. Selain itu, aspek perlindungan biodiversitas, penerapan sustainable sourcing (rantai pasok berkelanjutan), serta komitmen jangka panjang terhadap komunitas lokal menjadi standar baku yang mulai diterapkan.

“Selama dua hari perhelatan, rangkaian agenda strategis digelar untuk mempercepat implementasi di lapangan. Selain konferensi pers global dan diskusi panel bersama para pakar lingkungan, acara ini menampilkan Eco Business Pitch oleh para penyedia solusi hijau. Lebih dari 40 ekshibitor memamerkan inovasi teknologi ramah lingkungan, yang diperkuat dengan pemberian penghargaan Eco Climate Badge Award 2025/2026 bagi hotel dan restoran yang terverifikasi menjalankan operasi ramah iklim,” bebernya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top