Suwandi Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua KONI Bali

Sesuai prediksi awal, calon incumbent Ketut Suwandi akhirnya terpilih kembali secara aklamasi untuk periode kedua 2017-2021 dalam Musyawarah Provinsi (Musorprov) KONI Bali.

SINGARAJA-fajarbali.com I Terpilihnya Suwandi tidak lepas dari dukungan penuh pihak voter/pemegak hak suara. Dari 63 voter, sebanyak 54 voter menyatakan dukungan resmi kepada Ketut Suwandi, dalam Musorpov KONI Bali yang dibuka Wagub Bali, Ketut Sudikerta di Hotel Banyualit, Buleleng. Sabtu, 16/12.

Jalannya Musyawarah Olahraga Provinsi KONI Bali kemarin mengambil tema ‘Kita Tingkatkan Sinergitas Organisasi Untuk Mencapai Prestasi Dunia dalam konteks Olahraga Menyatukan Kita. Dimana Musorprov dipimpin Ketua Sidang, I Gusti Bagus Alit Putra dari perwakilan Pengprov Judo, sekretaris sidang dari KONI Kabupaten Buleleng, Nyoman Artha Widnyana, anggota I Gusti Ngurah Oka Darmawan dari perwakilan Pengprov Basket, Pengprov Taekwondo didelegasikan kepada Budi Adnyana, Perwakilan KONI Kabupaten/Kota, diwakili Ketum KONI Karangasem, Gede Suadi. 

Begitu terpilih Ketut Suwandi langsung jadi Ketua Formatur, dibantu 2 orang anggota. Pihak peserta Musorprov awalnya menunjuk Ketum Pengprov TI Bali, AA Ngurah Lanang Agung Ananda sebagai anggota formatur, namun Lan Ananda lagi mendelegasikan/menunjuk Sekum Demisioner Nyoman Budi Adnyana untuk anggota formatur, dan dari perwakilan KONI/Kabupaten Kota diwakili dari KONI Kota Denpasar, Nyoman Mardika.

Jalannya Musorprov kemarin begitu adem ayem, berjalan dengan lancar dan sangat dipersingkat. Itu tak lepas dari keinginan penuh pihak voter yang hadir. Bahkan, Musorprov yang awalnya dirancang dua hari, namun dipersingkat jadi sehari.

Bahkan, pukul 14.30 Wita Musorprov sudah selesai. Itu tidak terjadi dari bulatnya pihak voter mengarahkan dukungan kepada Ketut Suwandi. Meskipun sebenarnya masih ada 9 voter yang belum menyatakan dukungan. Namun Suwandi telah mengantongi 54 voter sebagai pendukungnya. Padahal Tatib hanya mengisyaratkan hitungan 20 voter/hak suara. Ketut Suwandi malah mendapatkan 54 voter dan langsung ditetapkan secara aklamasi. 

Dimana, untuk voter terdiri dari 48 Pengprov cabor, dan 6 organisasi fungsional, 9 KONI Kabupaten/Kota, KONI Pusat, dan Ketua Demisioner. Untuk Fungsional dihadiri Dewan Penyantun, Dewan Kehormatan, termasuk Siwo PWI Bali. 

Sementara itu Ketum terpilih Ketut Suwandi mengucapkan terimakasih atas kepercayaan atas dipilihnya kembali memimpin KONI Bali. Dan, kepercayaan itu akan dia jawab dengan sepenuh hati. “Kami akan selau berada di kantor KONI menyelesaikan tugas terkait olahraga. Dan, hubungan baik ke Pemerintah dan Pihak Legislatif tetap dijalin dengan baik,” tegas Suwandi.

Lebih lanjut menyampaikan, sejarah prestasi di PON Jabar, harus dijawab lewat kerja keras melewati tantangan untuk di PON Papua nantinya. “Mari melangkah kedepan, menyatukan kekuatan. Dan, bela Bali dengan kondisi mayoritas bisa berbuat lebih baik lagi di nasional. Karena amanah ini merupakan tantangan,” terang Suwandi.

Tentu membangun olahraga didasari lewat ketulusan. Soal struktur kepengurusan rencana kedepannya lebih efisien yakni 35 orang atau 25 orang. Dari awalnya dulu 45 orang, dan “Untuk kepengurusan kami target 1 bulan kedepan selesai. Biar bisa diajak sama-sama kerja,” tandas Suwandi. (alt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Wayan Suyasa: Pekerja Jangan Selalu Dijadikan Korban

Ming Des 17 , 2017
Imbas dari ditetapkannya status Gunung Agung ke level awas pada 22 September, dan mulai erupsi pada akhir Nopember lalu, sudah dirasakan oleh berbagai sektor. Sektor yang paling rentan akan berita ini adalah pariwisata.