DENPASAR - fajarbali.com | Sudamala Dialogues 2026 hadir sebagai diskursus strategis yang mempertemukan berbagai perspektif untuk merayakan, sekaligus membedah kekuatan perempuan dalam edisi perdananya yang inspiratif. Diselenggarakan Sabtu (22/8) di Sudamala Resort Sanur, forum ini mengusung tema “Women’s Empowerment and Inner Strength Through Different Disciplines”.
Acara ini bukan sekadar ruang pertemuan, melainkan sebuah inisiatif untuk mengonstruksi ulang narasi pemberdayaan perempuan dalam lanskap sosial modern.
Melalui tiga sesi diskusi, acara ini menelusuri perjalanan kekuatan perempuan. Dari penemuan jati diri, integrasi nilai tradisi, hingga komitmen untuk mewariskan semangat tersebut kepada generasi mendatang.
Kekuatan sejati seorang perempuan sering kali terkubur di bawah tekanan ekspektasi sosial dan standardisasi eksternal. Sesi pertama diskusi menekankan pentingnya bagi perempuan modern untuk mendefinisikan otoritas diri berdasarkan nilai-nilai pribadi. Serta pengalaman unik mereka sendiri.
Penemuan kekuatan internal ini dipandang sebagai fondasi krusial bagi navigasi hidup yang lebih bermakna dan berdaya. Diskusi ini menghadirkan lima panelis yang memberikan sintesis pemikiran dari berbagai disiplin ilmu.
Made Prabhanika Rahayu Dharmeswari, S.Psi., M.Psi., membedah aspek psikologis terkait kesehatan mental dan pentingnya pengenalan diri (self-awareness). Kemudian, dr. Ni Made Ayu Wulandari, Sp. M., meninjau korelasi antara kesehatan medis dan pembentukan kepercayaan diri.










