Sidang Pabrik Narkotika, Kembar Ukraina Bersaksi, Malah Beri Keterangan Berbelit-belit

1000134908
Sidang pabrik Narkotika dengan tetdakwa Roman Nazarenko dengan agenda pemeriksaan sakai mahkota.Foto/ist

Mykyta juga membenarkan bahwa rekening yang digunakan untuk transfer uang, termasuk dana sebesar Rp460 juta, adalah milik Roman. Hanya saja, uang itu diakui hanya sebagai biaya hidup, dan biaya perawatan villa.

Ivan Volovod memberikan keterangan serupa. Ia menegaskan bahwa bos utama dalam bisnis ini adalah Oleg Tkachuk, bukan Roman Nazarenko. "Roman memperkenalkan kami kepada oleg," kata Ivan.

Menurutnya, peran Roman hanya sebatas memperkenalkan mereka dengan Oleg. Lalu, Oleg lah yang mendanai semuanya yang berada di Canggu/ Tibubeneng. Ivan juga meralat keterangannya di BAP yang menyatakan Roman membeli mobil untuknya.

Ia mengaku mobil itu ia beli sendiri, meskipun uangnya memang diberikan oleh Roman. Disinggung mengenai keuntungan apa yang didapat terdakwa dengan memberikan uang pembelian mobil? Ivan mengatakan tidak ada. "Tidak ada (keuntungan) karena kami belum sempat menjual narkotika tersebut,"ucapnya.

Keterangan yang bertolak belakang dengan BAP ini membuat JPU Ryan terus mencecar kedua saksi. Ivan sempat mengatakan Roman hanya datang untuk merokok di vila, namun di saat lain ia mengakui Roman membawa peralatan produksi.

Ketika ditunjukkan bukti percakapan di grup Telegram yang menunjukkan Roman memesan peralatan dari Tiongkok, Ivan membenarkannya. "Diiyakan, karena Roman lebih tahu apa-apa yang dibutuhkan," ucapnya.

Namun, ia langsung membantah soal Roman mengecek kegiatan produksi. Pada akhirnya, Ivan dan Mykyta menyatakan bahwa keterangan yang mereka sampaikan di persidangan saat inilah yang paling benar.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top