Di UPMI Bali, lanjut rektor, tidak ada usaha yang tidak diapresiasi. Apalagi prestasi level nasional seperti POMNAS. Rektor pun mengucurkan dana segar jutaan rupiah kepada para atlet tersebut yang diserahkan langsung secara tunai.
Sedangkan secara moril, rektor memberikan motivasi agar atlet-atlet UPMI meningkatkan prestasinya, menjaga pola makan, taat sembahyang, bahkan soal memilih pasangan hidup pun tak luput dari pesan rektor. Sebab, ia ingin mahasiswanya menyeimbangkan hidup antara dunia akademik, prestasi dan kehidupan yang normal.
Menurutnya, Tuhan memberikan modal yang sama bagi semua manusia. Hanya mereka yang menyaksikan modal itu yang bisa menikmati keberhasilan, seperti atlet-atlet POMNAS, contohnya.
Tahun akademik 2025/2026 ini, masih kata Prof. Suarta, 50 persen mahasiswa baru UPMI memilih Prodi PJKR. Artinya, UPMI memiliki potensi besar untuk mengais pundi-pundi medali hingga level kompetisi internasional seperti yang sudah berjalan sebelumnya.










