Menurut Kaca, kerja sama kedua lembaga perguruan tinggi tersebut sangat penting. Selain untuk meningkatkan atmosfir akademik, juga sebagai upaya mendukung kinerja perguruan tinggi mewujudkan visi lembaga yaitu ‘world class university pada tahun 2034. Salah satu indikator penting dalam mewujudkan akreditas A, kata Kaca adalah kerja sama international, baik dalam bentuk kerjasama riset (joint rresearch), publikasi international (jurnal) dengan indek scopus, pertukaran dosen dan mahasiswa (lecture and student exchange), serta pengembangan pengabdian kepada masyarakat yang berbasis riset antar-perguruan tinggi.
Lebih lanjut, Kaca memaparkan, CYCU adalah PTS ternama dengan ranking nomor satu di Taiwan dan memiliki reputasi dalam mengembangkan kewirausahaan yang telah banyak berkontribusi dalam membantu pengembangan industri kecil, menengah dan besar di Taiwan. Selain itu, lanjut dia, lembaga tersebut juga telah menjalin kemitraan untuk memberikan kontribusi nyata yang berbasis manajemen dan teknologi di beberapa negara di dunia termasuk di Indonesia, yaitu dengan IPB untuk mengembangkan inkubator bisnis dan menjadi mediator kerjasama antara controlnet international inc.
Diskusi tersebut dihadiri Ketua Program Studi Magister Manajemen Dr. Putu Ngurah Suyatna Yasa, S.E.,M.Si., International Office dr. I Wayan Kandera, M.PH., Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Ir I Gde Suranaya Pandit, MP., para dekan, serta dosen yang juga Anggota DPRD Bali Sugawa Korry. W-009










