Walikota Denpasar Launching Tujuh Inovasi OPD

Dengan adanya inovasi dan aplikasi ini, lanjutnya, masyarakat akan lebih mudah dalam melaksanakan pengurusan beragam keperluan yang berkaitan dengan pemerintah. Selain itu,  komitmen Pemkot dalam pengentasan permasalahan sosial masyarakat terus dimaksimalkan. Hal ini diwujudkan dengan mendukung penerapan Kota Tangguh Sosial. “Seluruh OPD terus dituntut untuk berinovasi guna menyikapi era digitalsasi ini. namun demikian keberadaan teknologi yang terus berkembang ini hanya sebagai elemen pendukung, dimana sektor penting yakni adalah budaya serta kemampuan masyarakat dalam berkreatifitas,” jelas Rai Mantra.

Kadis Kominfo Kota Denpasar, I Dewa Made Agung selaku ketua Panitia Gelar Inovasi Pelayanan Publik HUT ke-231 Kota Denpasar ini mengatakan, sedikitnya terdapat 33 organisasi yang ikut dalam Gelar Inovasi Pelayanan Publik tahun ini. Selain OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, juga terdapat organisasi vertikal semisal BPJS, KPU dan lain sebagainya.

Pada gelar Inovasi pelayanan publik ini terdapat beberapa zona yakni Zona pelayanan publik, zona UMKM yang melibatkan 55 UMKM serta zona kuliner yang melibatkan 35 pengusaha kuliner. “Gelar Inovasi Pelayanan Publik ini selain menjadi ajang untuk menunjukan inovasi OPD, juga merupakan wahana edukasi bagi masyarakat tentang beraga kemudahan pelayanan di Kota Denpasar, dan masyarakat dapat emmanfaatkan pelayanan yang tersedia dari masing-masing OPD hingga 3 Maret mendatang,” jelasnya. (car)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top