DENPASAR -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Tersangka Sam To (49) tidak pernah kapok keluar masuk penjara. Setelah bebas dari penjara Tahun 2020 terkait narkoba, ia kembali mengulangi perbuatan serupa.
Namun kali ini bukan sebagai pengedar atau pun kurir, tapi membuat home industry narkoba di tempat tinggalnya di Jalan Tukad Balian Panjer, Denpasar Selatan. Pria paroh baya ini mengaku belajar dari internet dan bisa memproduksi ratusan butir ekstasi dalam seminggu.
Terungkapnya home industry pria asal Riau ini setelah Satresnarkoba Polresta Denpasar mendapat informasi adanya transaksi narkoba di seputaran Perumahan Kerta Petasikan, Denpasar Selatan, pada Rabu 14 July 2021 sekitar pukul 16.00 Wita.
Sam To yang sudah jadi target ini bekuk saat mengendarai sepeda motor melintas di Jalan By Pass Ngurah Rai, Densel dan melawan arus lalu lintas menuju Halte Bus, Sidakarya Denpasar Selatan.
"Saat ditangkap ia membuang botol kecil yang dibalut plaster hitam dan langsung memacu kendaraannya," ujar Kapolresta Denpasar, Kombespol Jansen Avitus Panjaitan saat jumpa pers di mako Polresta Denpasar, Kamis 22 July 2021.
Kombes Jansen mengatakan sempat terjadi kejar kejaran antara tersangka dan Polisi. Ia pun berhasil diringkus berjarak 300 meter. Selanjutnya tersangka yang tinggal di Jalan Tukad Balian, Denpasar Selatan ini dikeler kembali ke tempat pembuangan botol tersebut.
Setelah botol dibuka, ditemukan 5 butir ekstasi warna merah muda. Sementara dalam pengembangan di rumahnya disita kembali barang bukti 281 butir extacy berat bersih 92,92 gram dan berupa serbuk seberat 106,92 gram.










