PkM Udayana Mengabdi: Perkuat Peran Generasi Muda melalui Inovasi Manajemen dan Digitalisasi Promosi Agrowisata Desa Pelaga

IMG-20260907-WA0028
Salah satu narasumber Dr. I Gusti Ngurah Widyatmaja, SST.Par., M.Par., memaparkan materi dalam "Pengabdian kepada Masyarakat: Penguatan Peran Generasi Muda melalui Inovasi Manajemen dan Digitalisasi Promosi Agrowisata di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Bandung ". [foto: ist]

MANGUPURA-fajarbali.com | Sebagai upaya mendorong penguatan peran generasi muda dalam memanfaatkan potensi desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, diperlukan upaya untuk mempersiapkan generasi muda sejak dini agar mampu mengenali, memahami, dan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki daerahnya. 

Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda agar memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kemampuan berinovasi dalam mengembangkan potensi desa. 

Peran tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026, di Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Kegiatan ini menyasar sebanyak 30 pemuda yang tergabung dalam organisasi Sekaa Teruna di Desa Pelaga. 

Kegiatan tersebut mengusung tema “Pengabdian kepada Masyarakat: Penguatan Peran Generasi Muda melalui Inovasi Manajemen dan Digitalisasi Promosi Agrowisata di Desa Pelaga, Kecamatan Petang.” PkM berasal dari Hibah Program Udayana Mengabdi.

Melalui kegiatan ini, generasi muda diajak untuk lebih peka dalam melihat dan mengidentifikasi berbagai potensi yang dimiliki desa, khususnya potensi yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Desa Pelaga merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kabupaten Badung bagian utara yang memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor agrowisata.

Keindahan alam, lingkungan pertanian, serta berbagai aktivitas masyarakat menjadi modal penting yang dapat dikembangkan menjadi produk dan daya tarik wisata. Namun, pengembangan potensi tersebut membutuhkan inovasi, kreativitas, serta keterlibatan aktif generasi muda sebagai salah satu motor penggerak pembangunan desa. 

Di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin pesat, generasi muda memiliki peluang besar untuk memanfaatkan berbagai platform digital sebagai sarana promosi.

BACA JUGA:  Pengamat Kutuk Oknum Guru yang Menyetubuhi Siswinya, Komunikasi Guru BK dengan Orangtua Mesti Diperkuat

Media sosial dan berbagai kanal digital dapat digunakan untuk memperkenalkan potensi agrowisata Desa Pelaga kepada masyarakat yang lebih luas, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. 

PkM ini menghadirkan tiga narasumber dengan berbagai materi yang relevan dengan pengembangan agrowisata. 

Narasumber pertama, Dr. I Gusti Ngurah Widyatmaja, SST.Par., M.Par., membawakan materi mengenai “Mengidentifikasi Potensi Desa dan Inovasi Pengembangannya sebagai Daya Tarik Wisata.” Materi ini menekankan pentingnya kemampuan generasi muda dalam mengenali potensi lokal serta mengembangkan inovasi yang dapat meningkatkan nilai dan daya tarik desa. 

Selanjutnya, Dr. Putu Sudana, A.Par., M.Par., menyampaikan materi tentang “Teknik Membuat Paket Agrowisata dan Teknik Memandu.” Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai cara merancang paket wisata yang menarik serta teknik dasar dalam memberikan pelayanan dan memandu wisatawan.

Sementara itu, narasumber ketiga, Gusti Ngurah Wisma Hendrawan, S.S., membawakan materi mengenai “Pemanfaatan Media Digital dalam Promosi Agrowisata di Desa Pelaga.”

Dalam sesi ini, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemanfaatan media digital sebagai salah satu strategi promosi dalam memperkenalkan potensi agrowisata kepada masyarakat yang lebih luas.

Tidak hanya mendapatkan materi secara teoritis, para peserta juga mengikuti kegiatan simulasi pembuatan konten digital untuk media sosial. Melalui kegiatan tersebut, generasi muda dilatih untuk membuat konten promosi yang menarik dan kreatif terkait potensi agrowisata yang dimiliki Desa Pelaga.

Diharapkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, generasi muda Desa Pelaga semakin memiliki kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan dalam mengembangkan potensi desanya.

Keterlibatan aktif generasi muda, didukung dengan inovasi dan pemanfaatan teknologi digital, diharapkan mampu menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong pengembangan agrowisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Pelaga. [gde/rel]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top