Pastikan Kompetensi Tenaga Medis dan Kesehatan, Dinkes Buleleng Gelar Sosialisasi Kredensial

sasi
Pelaksanaan sosialisasi kredensial

BULELENG-fajarbali.com | Kredensial bukan sekedar proses pemeriksaan dokumen atau kelengkapan administrasi, melainkan bagian dari system tata kelola pelayanan kesehatan untuk memastikan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat benar-benar memiliki kompetensi sesuai dengan kewenangan klinis yang diberikan. Demikian terungkap dalam sambutan Kepala Dinas Kesehatan Buleleng yang diwakili oleh Kabid Sumber Daya Kesehatan, Putu Agus Hartawan, SKM.,M.Kes saat membuka Sosialisasi Kredensial Tahun 2026 di Gedung Unit IV Kantor Bupati Buleleng, Senin (7/9/2026).

Kabid Agus Hartawan menerangkan kegiatan sosialisasi Kredensial sejalan dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 13 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Sumber Daya Manusia Kesehatan. Di dalamnya menegaskan bahwa tenaga medis dan tenaga kesehatan tertentu dalam memberikan pelayanan kesehatan harus sesuai dengan kewenangan klinis, dan kewenangan klinis diberikan setelah melalui proses kredensia.

“Pengaturan wewenang klinis itu mencakup fasilitas pelayanan kesehatan termasuk Puskesmas, klinik dan praktik mandiri. Oleh karena itu, kegiatan sosialiasi yang kita laksanakan pada hari ini mempunyai arti yang sangat penting,” ujarnya.

Pihaknya berharap dalam sesi diskusi nantinya melahirkan pemahaman dan persepsi yang sama mengenai pelaksanaan kredensial, baik itu dari persyaratan, pengajuan, verifikasi dan penilaian, penyusunan rekomendasi kewenangan klinis, sampai dengan penetapan serta evaluasi kewenangan klinis. Namun demikian, Kabid Agus Hartawan menekankan kepada Puskesmas dan klinik dalam pelaksanaan kredensial perlu dilakukan secara sistematis melalui mekanisme yang telah ditetapkan, termasuk peran Tim Ad Hoc Kredensial Dinas Kesehatan Buleleng.

“Saya meminta seluruh jajaran Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, pimpinan klinik, serta tenaga medis dan tenaga kesehatan untuk mendukung pelakasanaan proses ini secara objektif, transparan, professional dan berintegritas. Jangan sampai Kredensial hanya menjadi pemenuhan dokumen untuk kepentingan administrasi,” pintanya.

BACA JUGA:  Sutjidra Dukung Penuh Kejuaran Bupati Buleleng Cup I Badminton Open Turnamen

Kegiatan Sosialisasi Kredensial Tahun 2026 ini diikuti oleh seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Buleleng, Pimpinan Klinik Pratama se-Kabupaten Buleleng, Ketua Organisasi Profesi (IDI, PDGI, PPNI dan IBI), dan Tim Pusat Kredensial secara luring dan daring. @gus

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top