Penglipuran Sambut Nataru 2026, Dari Pariwisata Berkelanjutan Menuju Regeneratif Lewat Pesona Bambu dan Budaya

u7-2025-12-07-at-13.58.36
Generasi muda Penglipuran pentaskan 'Tetantria Macan Gading', ruang ekspresi kreatif sambut pergantian tahun.

Selanjutnya, mulai 28 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, desa akan menampilkan pertunjukan dramatik “Tetantria Macan Gading”. Pementasan ini memadukan tari, musik, dan teatrikal yang menyampaikan pesan kearifan lokal tentang keberanian, kebersamaan, dan harmoni alam. Pertunjukan ini berfungsi sebagai wadah ekspresi kreatif sekaligus medium edukasi bagi wisatawan.

Penglipuran memperkuat karakter “desa hijau” dengan memilih estetika bambu sebagai dekorasi tematik akhir tahun. Penggunaan bambu dan bahan alami lainnya selaras dengan komitmen desa untuk mengurangi jejak ekologis. Dekorasi ini secara efektif menggantikan ornamen berbahan plastik sekali pakai, sekaligus menegaskan pesan pariwisata regeneratif: perayaan yang meriah namun tetap rendah sampah.

Pengalaman bersantai pun ditingkatkan di Bamboo Café yang terletak di tengah hutan bambu. Kafe ini menawarkan menu spesial akhir tahun yang menonjolkan kuliner tradisional berbahan lokal, termasuk minuman khas seperti loloh cemcem. Disempurnakan dengan sajian musik akustik yang intim, atmosfer sejuk hutan bambu menawarkan pengalaman liburan yang reflektif dan romantis.

Mengantisipasi lonjakan wisatawan, Pengelola Desa Wisata Penglipuran telah menyiapkan langkah-langkah untuk menjaga ketertiban. Hal ini mencakup penambahan petugas, pengaturan parkir dan jalur keluar–masuk yang lebih tertib, serta penempatan titik informasi dan papan edukasi mengenai tata tertib dan prinsip-prinsip wisata hijau. Langkah ini juga sejalan dengan rekomendasi penanganan overtourism demi menjaga kualitas kunjungan dan kualitas hidup warga.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top