Sebanyak 30 orang kader PKK Desa Banjar Anyar mengikuti kegiatan yang terdiri dari pretest, edukasi PTM dan kolesterol, sesi tanya jawab, posttest, pelatihan pemeriksaan kadar kolesterol, pemeriksaan kadar kolesterol pada 50 orang lansia, serta penyerahan bahan inventaris berupa poster dan alat pemeriksaan untuk mendukung kegiatan skrining kolesterol di Desa Banjar Anyar.
Hasil pretest menunjukkan rata-rata score awal kader sebesar 65. Setelah mengikuti penyuluhan dan edukasi, nilai post test menunjukkan rata-rata score sebesar 96, dimana terdapat peningkatan pemahaman kader sebesar 47,49%. Peningkatan nilai tersebut mencerminkan bahwa, terdapat peningkatan pemahaman mitra sasaran secara signifikan.
Gusti Ayu Made Ratih Kusuma Ratna Dewi, selaku ketua tim, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran kader PKK sebagai ujung tombak promosi kesehatan di desa.
“Kami tidak hanya ingin memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kemandirian kader agar dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengedukasi dan mendampingi lansia di lingkungan masing-masing,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Poltekkes Kemenkes Denpasar dalam mendukung program pemerintah menurunkan angka kasus PTM sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.
Dengan adanya program pemberdayaan ini, diharapkan kader PKK di Desa Banjar Anyar dapat terus menjalankan peran aktif dalam pencegahan anemia dan menjadi mitra strategis dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat. [rel]










