"Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras di Bali. Saat ini, posisi stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikuasai Perum BULOG Kanwil Bali mencapai 12.150 ton, dengan proyeksi ketahanan stok yang mencukupi kebutuhan masyarakat selama kurang lebih 10 bulan ke depan," tegas Simon.
Sebagai bentuk edukasi pemenuhan gizi dan pangan pokok, BULOG Bali menghadirkan varian produk beragam yang dapat dipilih masyarakat sesuai kebutuhan. Produk beras premium diwakili oleh merek Punokawan, sementara ketersediaan beras medium disokong penuh melalui program beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).
Kehadiran varian beras resmi BULOG di jaringan ritel modern ini memberikan jaminan kepastian kualitas bagi konsumen. Masyarakat kini memiliki alternatif pilihan belanja pangan pokok yang terstandardisasi serta terhindar dari praktik permainan harga di luar batas ketentuan pemerintah.
Dalam mendukung kelancaran rantai pasok dari gudang hingga ke tangan konsumen, BULOG Bali memprioritaskan sinergi lintas sektor. Kerja sama harmonis terus ditingkatkan bersama pemerintah daerah, pengelola ritel modern, pelaku usaha pangan, hingga seluruh pemangku kepentingan untuk menjamin distribusi yang merata, lancar, dan berkelanjutan.
Guna menopang pemenuhan kebutuhan sepanjang tahun 2026, Perum BULOG Kanwil Bali mencatat telah menyalurkan sekitar 850 ton beras premium merek Befood Punokawan dan Befood Setra Ramos, serta sekitar 300 ton beras medium SPHP ke pasaran. Melalui penguatan jaringan ritel ini, BULOG optimistis ketahanan pangan daerah dapat terus terjaga dan kestabilan harga beras di Bali tetap solid. (M-001)










