Secara teknis, Kepala Bidang Kesenian, I Wayan Narta, menambahkan bahwa jumlah peserta Parade Kesenian Tradisional tahun 2026 mencapai 16 sekaa. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah unsur, meliputi teknik, seperti gegedig dan tetekep, ide dan gagasan, struktur komposisi yang mencakup pangawit, pangawak, dan pangecet, kreativitas dalam pengembangan musikalitas dan orisinalitas garapan, serta penampilan yang meliputi ekspresi, gerak, dan tabuh.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini, setiap sekaa Gong Kebyar Anak-Anak dan Gong Kebyar Wanita yang tampil diberikan uang pembinaan sebesar Rp35 juta. Sementara itu, setiap sekaa Baleganjur yang tampil memperoleh uang pembinaan sebesar Rp25 juta. “Tentu kegiatan ini merupakan wahana untuk mengevaluasi pelaksanaan pembinaan di masyarakat, sekaligus sebagai bentuk penyiapan sekaa atau duta-duta kesenian Kota Denpasar untuk mengikuti berbagai ajang seni, termasuk Pesta Kesenian Bali,” ujarnya. (Car)










