Mahasiswa Seni Rupa Unhi Gelar Pameran “Titi Ugal Agil”

IMG-20250227-WA0000
Mahasiswa dan Dosen Program Studi Pendidikan Seni Rupa dan Ornamen Keagamaan Hindu, Fakultas Pendidikan, Universitas Hindu Indonesia (Unhi) menyelenggarakan pameran lukisan dengan tema “Titi Ugal Agil” di Museum Puri Lukisan Ubud.

Menurut Dr. I Gusti Agung Paramita, cerita ini sangat populer di masyarakat Bali, tidak terkecuali di kalangan seniman, sehingga menginspirasi mereka untuk memvisualisasi cerita sastra dalam berbagai bentuk produk seni, salah satunya lukisan.

Karya seni rupa yang memvisualisasi secara dramatik cerita perjalanan roh yang termuat dalam lontar Atma Prasangsa sangat kuat pengaruhnya dalam menanamkan imajinasi orang Bali tentang kehidupan setelah kematian.

Pada pameran kali ini, tema Titi Ugal Agil yang dikaitkan dengan perjalanan roh setelah kematian tidak menggambarkan secara keseluruhan karya seni rupa yang dipamerkan, karena para perupa Unhi, terutama para mahasiswa memiliki tafsir tersendiri terhadap tema tersebut.

Jadi Titi Ugal Agil tidak hanya ada di alam setelah kematian dalam kepercayaan umat Hindu di Bali, namun menjadi nyata dalam proses dan perjalanan kreatif para mahasiswa prodi seni rupa Unhi.

Menurut dia, jika Titi Ugal Agil diartikan sebagai jalan terjal penuh rintangan, maka jalan itulah yang ditempuh oleh para seniman muda Unhi. Mereka menganggap jalan kreatif adalah semacam Titi Ugal Agil yang akan dilalui untuk menciptakan sebuah karya yang memiliki karakter dan corak tersendiri sesuai dengan rintangan-rintangan yang dialami.

"Tiap seniman memiliki pengalaman kreatifnya sendiri, dan merasakan berjalan “di atas” Titi Ugal Agil, terombang-ambil dalam proses estetik, sampai benar-benar mampu melahirkan karya kreatif,” papar Dr. Agung Paramita.

Bagi Dr. I Gusti Agung Paramita, jadi seniman tidak mudah. Setiap karya yang dihasilkan tidak hanya menguras keringat dan imajinasi, tetapi juga mengoyak mental.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top