Lebih Sulit Menahan Tangis daripada Mempertahankan Disertasi 

IMG-20250519-WA0016
Dr. I Made Adnyana, SH., MH.

Prof. Dr. IB Wyasa Putra, SH., M.Hum., selaku Promotor I/Penguji, menilai bahwa Ko Adnyana adalah seorang peneliti hebat. Setiap data yang diminta dosen pembimbing dapat dipenuhi secara detail.

Prof. Wyasa Putra pun memandang disertasi Ko Adnyana sangat penting bagi negara untuk kelangsungan demokrasi yang semakin sehat. Di era perkembangan teknologi informasi dewasa ini, jurnalisme warga memegang peranan penting. 

Sidang tersebut diketuai oleh Prof. Dr. Putu Gede Arya Sumerta, Promotor I/Penguji Prof. Dr. IB Wyasa Putra, Ko Promotor I/Penguji Prof. Dr. Ni Ketut Supasti Dharmawan, Ko Promotor II/Penguji Dr. Ketut Sudantra, Penguji Prof. Dr. Yohanes USfunan, Prof. Dr. I Nyoman Suyatna, Prof. Dr. Gde Made Swardhana, dan Penguji Prof Dr. Desak Putu Dewi Kasih.

Capaian Ko Adnyana diapresiasi Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Made Suarta, SH., M.Hum. Ia hadir langsung bersama dosen dan tenaga kependidikan UPMI. Tampak pula tokoh senior sekaligus Ketua YPLP PT IKIP PGRI Bali Drs. IGB Arthanegara, SH., MH., M.Pd.

Rektor UPMI mengatakan, kiprah Ko Adnyana di kampusnya telah terbukti dengan banyaknya lahir wartawan handal jebolan UPMI. “Kami juga memiliki UKM Jurnalistik di UPMI,” ujarnya.

Kebahagiaan juga dirasakan keluarga besar dan para kolega yang hadir langsung di ruang ujian. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top