KDRT Bagai Gunung Es, Fishum UNR dan Yayasan Bali Sruti Bangun Kesadaran Masyarakat

fishum unr

Perempuan yang aktif di sejumlah organisasi ini menambahkan, UUTPKS punya cakupan lebih luas dari UU KDRT, karena mengakomodir publik. "Sekarang hati-hati lho ya. Menggoda orang dengan bersiul saja, kalau dia tidak nyaman bisa dilaporkan. Ingat korban kekerasan ini tidak hanya perempuan. Lelaki juga bisa jadi korban," urainya.

Meski demikian, ia menyebut perempuan dan anak memang lebih sering menjadi korban. Ini dipicu dari relasi kuasa, hirarki, kebiasaan serta kemiskinan. "Relasi kuasa ini memunculkan mindset 'derajatku lebih tinggi, wajar dong melakukan kekerasan'. Ada juga disebabkan faktor ekonomi dan anggapan bahwa kekerasan itu sudah biasa terjadi," kata Riniti.

Sosialisasi menghadirkan dua pembicara, yakni Ni Putu Tirta Dewi Mahayogi, A.Md. Keb., S.KM., dan I Gusti Ayu Andani Pertiwi, SS., M.Si. Ke depan, Yayasan Bali Sruti merancang program serupa yang menyasar masyarakat pedesaan. (Gde)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top