TABANAN - Fajarbali.com | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan kembali menyisir Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Mandung di Desa Sembung Gede, Kerambitan, Rabu (15/4/2026). Penyiraman dilakukan untuk memadamkan sisa titik api dan menurunkan suhu tumpukan sampah.
Kepala Pelaksana BPBD Tabanan, I Nyoman Srinada, menyebut langkah ini bagian dari mitigasi menghadapi transisi musim kemarau. “Ini giat berkelanjutan. Kita pastikan tidak ada bara tersembunyi di bawah tumpukan yang bisa menyulut kebakaran lebih luas saat cuaca panas,” ujarnya.
Tim gabungan Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 4 BPBD Tabanan diterjunkan pukul 08.00 WITA dengan armada tangki air. Fokus penyiraman pada zona yang masih mengeluarkan kepulan asap dan terdeteksi bersuhu tinggi. Selama dua jam, petugas bersama pengelola TPA melakukan pendinginan merata hingga pukul 10.00 WITA.
"Pendinginan ini krusial karena TPA Mandung akan beralih fungsi jadi tempat pembuangan residu saja per 1 Mei 2026. Kita amankan dulu areanya agar operasional nanti tidak terganggu bencana kebakaran," tegas Srinada.
Mitigasi dinilai berhasil. Kepulan asap di beberapa titik sudah diminimalisir dan situasi TPA Mandung dinyatakan aman terkendali. Meski begitu, BPBD meminta pengelola TPA tidak lengah.
“Pemantauan rutin wajib. Kalau ada titik api baru, langsung lapor _call center_ kami. Kami tetap siaga,” imbuhnya.
Srinada menutup dengan pesan, “Salam Tangguh, demi mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani. (M002)










