Inovasi Ecobrick Di SDN 2 Pejeng Kelod, Sampah Plastik Disulap Jadi Kursi Cantik

IMG-20260827-WA0008
Pengabdian Unmas Denpasar di SDN 2 Pejeng Kelod berhasil mengubah sampah plastik menjadi kursi cantik. ist

GIANYAR-fajarbali.com | Universitas Mahasaraswati Denpasar (Unmas) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diketuai oleh apt. Maria Malida Vernandes Sasadara, S. Farm., M.P., mengimplementasikan salah satu cara pengolahan sampah plastik menjadi barang bernilai guna di SD Negeri 2 Pejeng Kelod, Gianyar. 

Sebagai bentuk implementasi prinsip Recycle, kegiatan ini mengembangkan inovasi ecobrick sebagai solusi praktis dan berdaya guna yang dapat diterapkan oleh berbagai kalangan.

Anak-anak di SDN 2 Pejeng Kelod sangat antusias akan adanya kegiatan tersebut. Rangkaian sesi diawali dengan penyuluhan mengenai pentingnya daur ulang serta bagaimana meminimalisir polusi plastik di lingkungan sekitar.

Setelah sesi penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik pembuatan kursi dari ecobrick secara langsung bersama para siswa. Ecobrick kemudian dirangkai menjadi meja dan kursi sederhana. Ecobrick direkatkan menggunakan plaster bening. Kemudian alas duduk yang digunakan berupa triplek dan dicat berwarna coklat.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penyerahan secara langsung hasil kreasi meja dan kursi ecobrick yang sudah jadi kepada pihak sekolah. Penyerahan produk jadi ini tidak hanya menjadi kenang-kenangan fasilitas sekolah yang dapat digunakan sehari-hari, tetapi juga menjadi bukti nyata bagi para siswa SD Negeri 2 Pejeng Kelod bahwa sampah plastik yang mereka pilah dapat diubah menjadi produk baru yang bermanfaat, bernilai estetis, dan memiliki nilai jual.

Kepala Sekolah SD Negeri 2 Pejeng Kelod, Desak Ketut Puspawati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Inovasi ecobrick dinilai mampu mengembangkan kreativitas siswa sekaligus menghasilkan fasilitas yang bermanfaat dan nyaman digunakan oleh anak-anak di sekolah. Pihak sekolah juga mengapresiasi antusiasme siswa yang telah mencoba menggunakan meja dan kursi hasil karya tersebut.

Pihak sekolah berharap meja dan kursi ecobrick yang dibuat bersama tim PkM dan siswa dapat dirawat serta dimanfaatkan secara berkelanjutan. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan, memilah sampah, serta memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang bernilai guna.

BACA JUGA:  150 Orang Lansia Jembrana Diwisuda

Ketua panitia kegiatan, apt. Maria Malida Vernandes Sasadara, S. Farm., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus pengalaman langsung kepada siswa mengenai pentingnya pengelolaan sampah plastik melalui penerapan prinsip Recycle.

Melalui pembuatan ecobrick, siswa diharapkan dapat memahami bahwa sampah plastik tidak selalu menjadi limbah yang tidak berguna, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki manfaat.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan serta mendorong kebiasaan memilah dan memanfaatkan sampah secara berkelanjutan.

Penyuluh kegiatan, Komang Jaya Andika dan Puspa Denda Faringga Sofyan, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi dan praktik ecobrick memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara langsung melalui proses yang sederhana dan mudah diterapkan.

Antusiasme siswa selama mengikuti penyuluhan, demonstrasi, hingga praktik menunjukkan adanya ketertarikan terhadap pengelolaan sampah plastik.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran siswa untuk mengurangi sampah plastik dan menerapkan perilaku peduli lingkungan, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pengelolaan sampah, tetapi juga pengalaman langsung mengubah sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat.

Keberadaan meja dan kursi ecobrick diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk menjaga lingkungan, membiasakan memilah sampah, serta memanfaatkan sampah plastik menjadi barang yang bernilai guna. [rel]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top