SINGARAJA-fajarbali.com | Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS., menghadiri prosesi Wisuda Sekolah Lansia “Werdha Ghana Shantika” Desa Mayong, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Rabu (26/8).
Sebanyak 34 peserta didik mengikuti prosesi wisuda yang berlangsung di Balai Posyandu Banjar Dinas Taman, Desa Mayong. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng, Camat Seririt, Perbekel Desa Mayong, serta jajaran terkait. Wisuda ini menjadi penanda selesainya proses pembelajaran sekaligus momentum untuk terus mendorong para lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.
Luhde Sukardiasih, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Sekolah Lansia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup lanjut usia.
“Melalui program Sekolah Lansia Berdaya atau SIDAYA, kita ingin mewujudkan lansia yang SMART, yaitu Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat. Lansia bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga memiliki potensi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi bagi keluarga maupun lingkungan,” ujarnya.
Kepala Dinas PMDPPKB Kabupaten Buleleng, Drs. Made Supartawan, MM., mengatakan keberadaan Sekolah Lansia merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam membekali para lansia dengan pengetahuan dan keterampilan agar tetap mandiri dan menikmati masa lanjut usia dengan bahagia.
Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain, khususnya di Kecamatan Seririt, untuk mengembangkan Sekolah Lansia di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Perbekel Desa Mayong, Made Astawa, S.Sn., mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda angkatan pertama Sekolah Lansia “Werdha Ghana Shantika”.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak serta instansi lintas sektor yang telah mendukung pelaksanaan program, termasuk melalui dukungan APBDes tahun 2025–2026.
Menurutnya, keberadaan program pemberdayaan Karang Werdha dan Sekolah Lansia di Desa Mayong diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan para lansia.
Tidak berhenti pada seremoni wisuda, para lulusan Sekolah Lansia “Werdha Ghana Shantika” diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti pembelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga diharapkan mampu menjadi sumber pengetahuan dan pengalaman bagi keluarga, anak, cucu, serta lingkungan di sekitarnya.
Wisuda ini menjadi bukti bahwa kesempatan untuk belajar dan berkembang tidak pernah dibatasi oleh usia. Dengan bekal pengetahuan, pengalaman, dan semangat kebersamaan, para lansia Desa Mayong diharapkan tetap hadir sebagai pribadi yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat, sekaligus menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan keluarga dan kehidupan masyarakat. [rel]










