FISHUM UNR, lanjut dekan, mempersiapkan mahasiswa menjadi pionir pengawal tata kelola administrasi publik. Sehingga program studi Administrasi Publik tetap relevan memenuhi kebutuhan pasar.
Terkait penerimaan mahasiswa baru, Prodi Administrasi Publik FISHUM UNR Program Sarjana masih membuka pendaftaran gelombang ke-3.
Untuk itu, ia mengajak masyarakat yang akan melanjutkan jenjang Pendidikan Tinggi, untuk bergabung bersama FISHUM UNR.
Lebih lanjut, Ida Ayu Sri Widnyani menambahkan, bahwa Prodi Administrasi Publik masih sangat relevan di era sekarang. Ruang lingkup administrasi publik dinilai tidak hanya pada organisasi publik, tetapi lebih kepada menciptakan strategi tata kelola dalam mencapai tujuan organisasi.
“Kami menawarkan mata kuliah yang relevan, dengan mengkombinasikan dunia digital dan teori,” tegasnya.
Wakil Rektor I UNR, Prof. Dr. Drs. I Made Sumada, M.M., M.Si., sangat mengapresiasi pelaksanaan Yudisium kali ini yang mengusung tema berlandaskan Tri Hita Karana.Hal ini tentu sejalan dengan tujuan dari Universitas Ngurah Rai, dalam mencetak generasi yang mampu menjadi pemimpin bangsa ke depannya sesuai dengan filosofi Tri Hita Karana.
“Harapan kami kepada generasi muda, agar senantiasa membangkitkan kearifan lokal Bali sebagai pemimpin bangsa ke depannya. Hal ini yang harus dipegang teguh oleh alumni Universitas Ngurah Rai,” ungkapnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung, I Wayan Putra Yadnya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Yudisium Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Ngurah Rai.










