Dari Fishum UNR Merawat Ibu Pertiwi

DENPASAR – fajarbali.com | Serangkaian peringatan Hari Bumi Sedunia yang puncaknya 22 April 2022, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (Fishum) Universitas Ngurah Rai (UNR) menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan serta penanaman puluhan pohon hias.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus ini melibatkan Komunitas Bersih-bersih Bali, Toltol, Megaloman, dan ‘Pesan Pede’, Minggu (17/4). Dekan Fishum UNR I Wayan Astawa menjelaskan, kegiatan yang dilakukan merupakan implementasi dari Tri Hita Karana, yang menjadi spirit “Kampus Perjuangan”.

“Salah satu nilai yang terkandung di dalamnya adalah ‘Palemahan’ yakni menjaga hubungan yang harmonis antara manusia dan lingkungan. Sehingga kegiatan yang kami lakukan hari ini (kemarin, red) sangat relevan,” kata Astawa.

Dari berbagai sumber yang ia baca, Astawa mengatakan bumi yang menjadi tempat manusia, hewan dan tumbuhan melangsungkan hidup sedang tidak baik-baik saja. Ada ancaman-ancaman nyata yang membahayakan bumi akibat ulah manusia serta faktor alami lainnya.

Untuk itu, meskipun yang dilakukan Fishum UNR berskala kecil, namun menurutnya jika dilakukan serentak di seluruh dunia akan memberi dampak positif bagi bumi. Selain itu, kegiatan ini juga rangkaian dies natalis Universitas Ngurah Rai ke-43. Pihaknya juga bakal melanjutkan lagi sejumlah program olahraga seperti dekan cup futsal sebagai ajang menumbuhkan sportivitas di kalangan mahasiswa.

Fishum 17 4 22 2Dekan Fishum UNR I Wayan Astawa

Panitia kegiatan Sri Sulandari didampingi ketua BEM Fishum menjelaskan, pihaknya telah bekerja sama dengan berbagai komunitas peduli lingkungan sejak setahun belakangan. Telah banyak kegiatan pro lingkungan yang dilakukan seperti pembuatan lubang biopori, membuat cairan ajaib eco enzime, bersih-bersih lingkungan serta penanaman pohon.

Dikonfirmasi terpisah, Rektor UNR Ni Putu Tirka Widanti sangat mengapresiasi kegiatan yang bertujuan ‘mempercantik wajah ibu pertiwi’ sekecil apapun skalanya. Tri Hita Karana, menurut Tirka, jangan hanya dijadikan jargon melainkan harus wajib diimplementasikan dalam kehidupan nyata.

Ia pun mengakui jika sekarang Kampus UNR terlihat lebih hijau dengan ditanamnya pohon-pohon tambahan. Lapangan yang dulu gersang, kini tampak berubah menjadi hamparan rumput yang tertata rapi. “Setiap Sabtu kami senam di sini. Nuansa alamnya bikin kita tambah sehat dan semangat melakukan Tri Dharma,” pungkasnya. (Gde)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Mobil Belum Lunas Sudah Dijual, Pece Dipenjara 30 Bulan

Sen Apr 18 , 2022
DENPASAR-Fajarbali.com|Apa yang dilakukan terdakwa I Kade Pasek Yasa alias Pece benar-benar nekat. Bagaimana tidak, mobilnya yang masih berstatus kredit alias belum lunas terbayar, sudah dijual ke orang lain. 
BPD BALI